3 Mahasiswa Asing Ajar Anak Yatim di Bogor Peduli Lingkungan

Oleh Achmad Sudarno pada 30 Nov 2019, 15:03 WIB
Diperbarui 30 Nov 2019, 16:16 WIB
Mahasiswa Asing Ajarkan Peduli Lingkungan ke Anak Yatim di Bogor

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) IPB University hadirkan tiga mahasiswa asing dalam acara Awardee LPDP berbagi bersama anak-anak yatim dan dhuafa di Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor, Sabtu (30/11/2019).

Kegiatan yang bertemakan Menjadi Pahlawan Lingkungan ini digelar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan yang jatuh di bulan November.

"Awardee LPDP IPB University sudah 3 tahun mengajar anak-anak yatim dan duafa usia SD hingga SMP yang dikelola oleh Yayasan Arrahman," ujar Istamaya Ariani, mahasiswa dari Program Studi Magister Mikrobiologi, Pascasarjana IPB Univeristy.

Ada beragam materi pelajaran diberikan. Dari matematika, bahasa inggris, bahasa arab hingga ketrampilan lainnya seperti praktik membuat telur asin.

"Untuk momen-momen khusus seperti hari ini, selain bertemu mahasiswa asing, anak-anak juga belajar membuat karya dari plastik bekas," ujar dia.

Ariani menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian tentang lingkungan sejak dini sehingga mereka terbiasa menjaga lingkungan agar tetap lestari dan bersih. Selain itu, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad yang merupakan sosok panutan dalam menjaga lingkungan ini.

Adapun mahasiswa asing yang ikut terlibat dalam kegiatan ini adalah Muhammad Khan dari Pakistan, Tayla Allison dari Sydney dan Maria dari Malaysia.

2 dari 3 halaman

Menumbuhkan Kesadaran

Mahasiswa Asing Ajarkan Peduli Lingkungan ke Anak Yatim di Bogor
Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) IPB University hadirkan tiga mahasiswa asing dalam acara Awardee LPDP. (Foto: Achmad Sudarno)

Ketiga mahasiswa tersebut saat ini sedang menempuh pendidikan di IPB University. Mahasiswa asing yang hadir memberikan pengenalan terhadap keadaan dan lingkungan negara asal mereka dan berbagi pengetahuan umum lainnya kepada anak-anak di Desa Cikarawang.

"Jadi kita tidak hanya memberikan teori saja, tapi juga pengalaman. Semoga pengalaman mahasiswa asing ini dapat menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah dan lestari," jelas Ariani. 

Di samping memberikan pengalaman dan motivasi, anak-anak juga bisa berinterkasi dengan mahasiswa asing meskipun terkendala bahasa. Namun, hal itu tidak menyurutkan anak-anak untuk berinteraksi dengan mahasiswa asing.

"Kehadiran kami dan mahasiswa asing ini diharapkan bisa meningkatkan motivasi anak-anak untuk berani bermimpi dan meraih cita-citanya hingga bisa kuliah di perguruan tinggi seperti kami," tambahnya.

Menurut Maya, Tayla dan mahasiswa asing lainnya mengaku sangat senang dapat berbagi dengan anak-anak di Desa Cikarawang. Mereka ingin turut mengajar lagi di kegiatan rutin Awardee LPDP IPB University mengajar di hari Jumat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓