Cerita Tito saat Temannya Bandingkan Indonesia dengan Singapura

Oleh Liputan6.com pada 26 Nov 2019, 17:36 WIB
Diperbarui 27 Nov 2019, 11:16 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyayangkan sumber daya alam Indonesia yang belum dikelola dengan baik. Hal ini menjadi PR negara supaya kekayaan alam Indonesia dirasakan oleh rakyat.

"Kita memiliki sumber daya alam yang kaya, tetapi mungkin ada miss manajemen, ini perlu kita pikirkan bersama," ujar Tito dalam pidatonya di Munas ke IV APPSI, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).

Dirinya menceritakan pengalamannya saat menimba ilmu di Singapura. Tito bilang, temannya menyinggung keadaan Indonesia yang membuatnya agak jengkel. Dia diejek bahwa Indonesia punya segalanya, tetapi rakyatnya tidak punya apa-apa.

"Ketika saya kuliah di Singapura temen saya ngomongnya bercanda tapi gak enak, tapi karena kawan saya jadi gak bisa marah. Pak Tito your country has eveything but you have nothing, mereka tuh Singapura we have nothing, but we have eveything, maksud lu apa?," ujar Tito.

 

2 of 3

Sumber Daya Alam Melimpah

Kemudian Tito mengatakan, rekannya menyebut bahwa Indonesia memiliki sawah sangat luas, namun masih ada kasus busung lapar karena kekurangan beras. Serta Indonesia punya sumber energi seperti minyak, gas, air, angin, solar dan batu bara.

Bahkan, kata Tito, negara sebesar Indonesia mengimpor garam. Padahal 65 persen teritorial tanah air adalah laut. Menurutnya, ada yang salah dari Indonesia.

"Itu fakta, ada something wrong. Sementara di Singapura tidak ada sumber daya alam apa apa disana, even one drops of oil satu tetes minyak pun mereka gak punya, tapi listriknya hidup terus dan kita pernah impor dari mereka, kan aneh. Ini kira kira masalah yang kita hadapi dari tantangan global dan situasi Indonesia tadi," dia memungkasi.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra/Merdeka.com

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓