Jelang HUT OPM, Kapolri dan Panglima TNI Terbang ke Papua

Oleh Liputan6.com pada 26 Nov 2019, 15:25 WIB
Diperbarui 26 Nov 2019, 16:16 WIB
Panglima TNI Pimpin Apel Pengamanan Pelantikan Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal bertolak ke Papua Rabu 26 November 2019. Dalam kunjungannya, Kapolri dan Panglima bakal memantau kondisi keamanan sejumlah wilayah di Papua, salah satunya Kota Wamena, yang sempat dilanda kerusuhan.

"Kunjungan kerja, beliau cek Wamena," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal Selasa (26/11/2019).

Kamal menyatakan fokus kunjungan tersebut terkait pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. "Jelang bulan suci Natal dan Tahun Baru," kata Kamal.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan kepolisian kini tengah mengindentifikasi sejumlah daerah rawan jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM) jatuh pada 1 Desember 2019.

"Tentunya nanti dari intelijen yang masih dikerjakan seperti apa, tetap kita akan bersumber dari berita intelijen yang sedang kami buat dari lapangan. Seperti apa, kerawanannya daerah mana, apa kerawanannya, kerawanannya sepeti apa masih diindentifikasi oleh intelijen," kata Argo di Cafe MM Jiuce, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).

Meski begitu, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan beberapa upaya jelang HUT OPM. Salah satu pendekatannya yakni dengan cara yang preventif.

"Kita melakukan pendekatan-pendekatan, sambang di Papua sana, kita intens bangun komunikasi dan kita menggelorakan bahwa Papua adalah bagian dari NKRI," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Belum Ada Penambahan Pasukan

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengungkapkan, hingga saat ini belum adanya penambahan personel jelang HUT OPM.

Terlebih, Polda Papua sendiri pun masih belum meminta bantuan personel untuk pengamanan jelang HUT OPM. 

"Tapi kalau personelnya cukup dengan tindakan preventif yang dilakukan, tentu dari Polda Papua dan Polda-Polda samping saja. Semuanya situasional dan nanti Polda Papua sendiri yang akan merespons cukup atau tidaknya," tutup dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait