Kronologi 2 Pekerja Proyek Double Track KA di Bogor Tewas

Oleh Maria Flora pada 17 Nov 2019, 09:11 WIB
Diperbarui 17 Nov 2019, 09:11 WIB

Liputan6.com, Bogor - Proses evakuasi oleh sesama pekerja proyek, polisi, TNI, dan tim medis dilakukan setelah tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa sejumlah pekerja di proyek double track atau lintasan ganda jalur kereta api Sukabumi-Bogor.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, (17/11/2019), kecelakaan kerja itu terjadi Sabtu pagi saat para pekerja membangun konstruksi beton penyangga tebing untuk rel kereta.

Lahan yang labil membuat tanah amblas, lalu besi konstruksi menimpa para pekerja. Dua tewas dan tiga lainnya luka-luka.

"Kita cek dulu, yang jelas itu ada longsor sehingga mengakibatkan konstruksi besi itu jatuh, yang meninggal dua yang di dalam konstruksi besi itu," ujar Kapolres Bogor AKBP M. Joni.

Dua korban tewas langsung dibawa ke rumah duka di Sukabumi, Jawa Barat. Sementara, untuk tiga korban luka masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi.

Setelah kejadian yang menewaskan dua orang itu, polisi menghentikan sementara proyek tersebut untuk kepentingan penyelidikan guna menentukan siapa yang bertanggungjawab atas ambruknya konstruksi besi.

Puing-puing dan rangkaian konstruksi besi masih dibiarkan apa adanya. Masyarakat juga dilarang mendekat untuk menghindari bahaya longsor lanjutan di bagian tanah yang labil.