FOTO: [CERITA] Senjakala Riwayat Metromini

Oleh Arnaz Sofian pada 17 Nov 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 17 Nov 2019, 16:16 WIB
Saat ini sopir Metromini semakin tercekik mencari nafkah di Ibu Kota Jakarta akibat ekspansi Transjakarta, ojek online, dan ketatnya regulasi Dinas Perhubungan DKI.
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
[CERITA] Senjakala Riwayat Metromini
Klik gambar untuk perbesar
1 / 14
Hendri (45) sopir pengganti pada Metromini T-53 jurusan Kampung Melayu-Kampung Rambutan saat mencari penumpang di kawasan Otista, Jakarta, Selasa (12/11/2019). Hari menjelang sore, waktu menunjukkan hampir pukul 16.00 WIB, namun kursi-kursi belum juga terisi penumpang. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)