Press Gathering, Wartawan Jadi Penyambung Lidah MPR

Oleh stella maris pada 16 Nov 2019, 17:56 WIB
Diperbarui 16 Nov 2019, 18:17 WIB
MPR

 

Liputan6.com, Jakarta Press Gathering yang digelar MPR tak lagi dilakukan hanya satu kali dalam setahun, tapi dua kali. Pada 15-17 November 2019 merupakan Press Gathering kedua di tahun ini yang bekerja sama dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen.

Gathering pertama yang melibatkan pimpinan MPR dan pimpinan fraksi serta kelompok DPD untuk periode masa bakti 2019-2024 itu dihadiri oleh sekitar 90 wartawan yang bertugas di lingkungan Parlemen Jakarta.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid bersama pimpinan fraksi dan kelompok DPD di MPR hadir di acara ini. Mereka adalah Taufik Basari (Nasdem), Benny K. Harman (Demokrat), Tifatul Sembiring (PKS), M. Sjafrudin (PAN), Arwani Tomafi (PPP), dan Intsiawati Ayus (kelompok DPD). Serta dihadiri Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Sekretaris Jenderal MPR Dr. Ma’ruf Cahyono selaku penyelenggara Press Gathering menjelaskan, kegiatan yang mengikutsertakan sekitar 90 wartawan parlemen dari berbagai media ini bertujuan, selain untuk refreshing juga agar hubungan baik antara wartawan dan MPR tetap terjaga. Dengan demikian, kata Ma’ruf Cahyono, kerja-kerja MPR bisa terkomunilasi dengan baik dan sampai ke masyarakat.

Masalah hubungan harmonis antata wartawan Parlemen dan Pimpinan MPR juga ditekankan oleh Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

"Saya meyakini bahwa wartawan memiliki posisi strategis dalam rangka menyebarluaskan berita-berita positif menyangkut kerja-kerja MPR sekaligus bagian dari pilar demokrasi. Jadi, saya berharap teman-teman menjadi penyambung lidah pimpinan MPR dengan rakyat," ujar politisi PKB ini.

Apalagi, lanjut Jazilul Fawaid, tantangan yang dihadapi MPR ke depan semakin berat, terutama berkaitan dengan wacana amandemen UUD NRI Tahun 1945. "Amandemen membutuhkan kehendak dari semua pihak, bukan hanya kehendak pimpinan MPR yang ada di fraksi-fraksi," ungkap Jazilul Fawaid.

Maka sesuai tema Press Gathering MPR Rumah Kebangsaan, Jazilul Fawaid berharap, MPR menjadi rumah yang nyaman bagi fraksi dan kelompok DPD dalam menjalankan dan menyalurkan seluruh masalah kebangsaan dalam bingkai Empat Pilar. Jazilul berharap, media ikut mengembangkan jurnalistik kebangsaan. Salah satunya tidak menyebar berita-berita hoax.

Usai acara pembukaan, acara dilanjutkan diskusi dengan menghadirkan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dan seluruh pimpinan fraksi dan kelompok DPD yang hadir.

 

(*)