Bima Arya Belum Memutuskan Maju Jadi Caketum PAN di Kongres 2020

Oleh Liputan6.com pada 16 Nov 2019, 07:47 WIB
Diperbarui 16 Nov 2019, 07:47 WIB
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, diapit bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya - Dedie A Rachim (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menyatakan masih akan mempelajari kondisi internal PAN dalam menghadapi Kongres tahun 2020. Termasuk kemungkinan untuk maju menjadi calon Ketua Umum PAN.

"Saya akan mempelajari dulu secara cermat bagaimana kondisi di internal partai. Saya belum menyatakan maju atau tidak," kata Bima Arya Sugiarto di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/11/2019).

Wali Kota Bogor ini mengatakan hal itu menjawab pertanyaan terkait namanya yang disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat calon Ketua Umum PAN periode 2020-2025.

Ada empat nama yang disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat calon ketua umum PAN, yakni Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Mantan Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap, serta putra sulung pendiri PAN Amien Rais yakni Hanafi Rais.

Menurut Bima Arya, maju sebagai calon ketua umum partai adalah pilihan yang tidak mudah, konsekuensinya juga berat.

"Kalau nantinya saya memutuskan untuk maju, maka harus terus maju, tidak ada istilah mundur lagi," ujar Bima seperti dikutip Antara.

Karena itu, katanya, dirinya akan mempelajari lebih cermat kondisi di internal PAN. "Saya juga masih memiliki tanggung jawab sebagai Wali Kota Bogor sampai 2023," kata Bima.

Doktor ilmu politik lulusan universitas di Australia ini menegaskan, dirinya masih berpikir lagi untuk maju sebagai calon ketua umum PAN, karena sebagai Wali Kota Bogor masih harus melaksanakan semua janji kampanye dan program kerja.

"Saat ini saya masih berpikir untuk menyelesaikan tanggung jawab saya sebagai Wali Kota Bogor. Namun, sebagai kader jika mendapat amanah, saya siap saja," tegas Bima.

 

2 dari 3 halaman

Angin Segar PAN

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan, PAN akan menggelar kongres untuk memilih ketua umum baru pada 2020. Sampai saat ini sudah ada empat nama kandidat calon ketua umum.

Menurut Zulkifli, munculnya nama-nama kandidat calon ketua umum ini dinilai menjadi angin segar bagi PAN. "Adanya empat kandidat ini merupakan langkah bagus untuk membangun demokrasi di internal partai," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓