Jaksa Agung: Saya Akan 'Binasakan' Jaksa Nakal

Oleh Ady Anugrahadi pada 15 Nov 2019, 18:04 WIB
Diperbarui 15 Nov 2019, 18:04 WIB
Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim
Perbesar
Jaksa Agung ST Burhanuddin menggelar barang bukti perkara hasil eksekusi perkara terpidana Koko Jiang alias Kokos Leo Lim di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (15/11/2019). Kejaksaan menyita barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi sebesar Rp. 477.359.539.000. (merdeka.com/Imam Buhori)

 

Liputan6.com, Jakarta - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan para jaksa agar mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo.

Seperti yang disampaikan dalam sambutan di Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompimda) 2019 di Sentul Rabu (13/11/2019).

Diketahui sebelumnya Joko Widodo meminta, penegak hukum jangan asal 'mengigit' orang. Ia menegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada aparat hukum yang kerjaannya hanya menakut-nakuti dan menganggu inovasi.

Jaksa Agung Burhanuddin mengaku mendapat mandat dari Presiden untuk mengawasi kinerja bawahannya.

“Pertemuan kemarin Pak Presiden bilang tolong kalau ada jaksa yang nakal,” ucap Burhanuddin meniru ucapan Presiden di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jumat (15/11/2019).

Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan dirinya menjawab dengan tegas pemintaan tersebut. “Saya akan bina Pak, tapi kalau tidak bisa, saya binasakan,” ujar Burhanuddin.

 

Jaksa Terjaring KPK

Menurut Catatan Liputan6.com, sejumlah jaksa pernah terjaring KPK.

Terakhir pada Agustus 2019 lalu. Eka Safira, Jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan Satriawan Sulaksono, Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap dalam lelang proyek rehabilitasi saluran air hujan di Kota Yogyakarta.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓