Jokowi: Dalam Forum Tidak Harus Terus-terusan Serius

Oleh Liputan6.com pada 12 Nov 2019, 03:30 WIB
Diperbarui 12 Nov 2019, 12:16 WIB
Jokowi sarapan bersama Surya paloh

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi berpelukan dengan Ketum Nasdem Surya Paloh di acara HUT Partai Nasdem. Pelukan itu menjawab bahwa hubungannya dengan Paloh baik-baik saja.

Hal itu merupakan buntut dari sindiran Jokowi soal kemesraan Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman. Menurut Jokowi, ucapannya tentang rangkulan Paloh dan Sohibul tidak perlu diseriusi.

"Itu biasa, yang curiga aja yang ke mana-mana, nggak ada apa-apa. Habis itu paginya udah ketemu. Jangan interpretasikan sebuah candaan dalam forum, kadang kadang kita juga nggak serius-serius terus," kata Jokowi di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, pelukan Sohibul dan Paloh tidak ada yang salah bila niatnya persaudaraan dan memperteguh komitmen kebangsaan.

"Artinya memang ya rangkulan, dalam rangka silaturahmi, apalagi sekarang dalam memperteguh komitmen kebangsaan, komitmen persaudaraan komitmen persatuan, komitmen kerukunan," ucapnya.

Dalam sesi wawancara bersama Paloh, Jokowi terlihat sangat cair. Dia menegaskan, pelukannya dengan Surya Paloh tadi sangat erat.

"Tuh kan mesra, kalau tadi rangkulannya jelas lebih erat. Jadi rangkulan beliau ke Pak Sohibul Iman, itu jelas," ucapnya.

Jokowi pun sempat disinggung apakah sudah tidak cemburu kepada Sohibul setelah pelukan dengan Paloh. Dia menjawab hal itu hanya candaan.

"Masa pake cemburu-cemburu kayak orang pacaran aja," pungkas Jokowi

Reporter: M Genantan

Jokowi Terima Ulama dan Tokoh Masyarakat Aceh
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketum NasDem Surya Paloh saat menerima sejumlah ulama dan tokoh masyarakat dari Provinsi Aceh di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/3). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Live Streaming

Powered by