Beri Panggung Anies di Panggung Kongres, Nasdem Dinilai Berpotensi Politik 2 Kaki

Oleh Muhammad Ali pada 11 Nov 2019, 16:18 WIB
Diperbarui 11 Nov 2019, 16:18 WIB
Anies Baswedan Hadir di Pembukaan Kongres II Partai Nasdem
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam pembukaan Kongres Partai Nasdem beberapa hari lalu, Gubernur DKI Anies Baswedan mendapatkan tempat yang spesial. Dia memberi sambutan dalam ajang tersebut.

Menurut Pengamat politik Emrus Sihombing, Anies yang diberi panggung oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh itu seakan membuat ingin melupakan Jokowi, dan menempatkan Anies untuk Pemilu 2024.

"Jangan sampai SP (Surya Paloh) dipersepsikan oleh publik sedang membangun branding bahwa Jokowi seolah masa lalu, sedangkan Anies Baswedan sebagai masa depan dalam rangka menuju Pemilu 2024," ucap Emrus saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).

Dia menuturkan, langkah ini menjadi aneh jika memang Nasdem menempatkan Anies sebagai masa depan mereka. Pasalnya, sampai saat ini para kadernya masih ada di kabinet.

"Ini perpotensi sebagai politik dua kaki," ungkap Emrus.

 

2 dari 3 halaman

Pesan Politik Surya Paloh

Di sisi lain dia pun menduga apa yang disampaikan oleh Surya Paloh saat pidato di Kongres Nasdem memang ingin menyampaikan pesan politik. Salah satunya soal rasa kecewanya dengan Jokowi dan kabinet saat ini.

"Bila merujuk pada beberapa tindakan komunikasi politik yang ditembakkan oleh SP sejak penyusunan kabinet hingga pekan ini, tampaknya belum sepenuhnya memberi dukungan kepada pemerintahan Jokowi jilid dua ini," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓