Anies Baswedan: Para Pejuang di Surabaya Tak Berencana Jadi Pahlawan

Oleh Liputan6.com pada 10 Nov 2019, 11:48 WIB
Diperbarui 10 Nov 2019, 11:48 WIB
anies
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019). (Merdeka.com/Ronald)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta memperingati Hari Pahlawan dalam upacara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Dalam upacara ini hadir pula para veteran serta jajaran TNI-Polri.

Dalam sambutannya, Anies yang bertindak selaku inspektur upacara menceritakan pengorbanan para pahlawan yang rela kehilangan nyawa demi Tanah Air Indonesia.

"Di sini hadir sekitar 6 ribuan orang (peserta upacara), yang meninggal di Surabaya jumlahnya sekitar 16 ribuan orang. Bayangkan kita menguburkan 16.000 orang yang tewas karena pertempuran," kata Anies di lokasi, Minggu (10/11/2019).

Menurut dia, para pahlawan yang berjuang saat itu tak berpikir akan dikenang. Mereka berangkat ke medan perang karena pilihan untuk kemerdekaan Indonesia.

"Itu artinya dilepas ibunya, dilepas ayahnya, dan mereka semua tidak berencana jadi pahlawan, mereka tak terbayangkan suatu saat, tanggal ini, akan diperingati sebagai Hari Pahlawan," ujar Anies.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada para peserta upacara untuk berjuang untuk DKI Jakarta agar selalu dikenang ke depannya. Sebab, tambahnya, DKI Jakarta masih banyak tantangan yang harus dikerjakan.

"Di Jakarta ada masalah ketimpangan, ada masalah kesejahteraan, ada masalah begitu banyak di tempat Bapak Ibu semuanya, ambil masalah itu, ambil tanggung jawab itu, selesaikan masalah itu, biarkan kelak anak Bapak Ibu sekalian menyebut Bapak Ibu sebagai pahlawan masalah-masalah yang ada di Jakarta," pungkas Anies.

2 dari 3 halaman

Jangan Korupsi

Sementara itu, Ketua Veteran RI Laksamana Pertama TNI (Purn) Adi Mulyo mengaku bangga akan adanya upacara untuk memperingati Hari Pahlawan. Menurutnya, hal ini harus tetap dijalankan.

"Ini harus diwakili, diteruskan oleh para pemuda kita, nilai 45 ini harus diwarisi. Jangan berhenti, terus berlanjut demi negara Indonesia adil dan makmur," katanya di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019).

Adi berpesan kepada generasi muda dan juga para pejabat agar bekerja dengan tulus juga jujur. Bahkan, ia meminta agar tak melakukan korupsi.

"Kamu jangan korupsi, tidak boleh korupsi. Pamrih ada tapi jangan terlalu rakus," tegasnya.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan, kalau Pemprov DKI akan meringankan biaya hidup para veteran yang telah berjuang. Anies mengaku, akan membebaskan biaya Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk veteran.

"Ini terkait veteran di DKI secara khusus, semua keluarga veteran, keluarga pahlawan, keluarga orang yang berjasa kepada bangsa dan negara mereka dibebaskan dari PBB, sehingga para purnawirawan, para pensiunan pegawai negeri tidak terusir dari rumahnya karena tidak mampu membayar pajak yang di Jakarta ini dari hari ke hari terus meningkat," janji Anies.

Mantan Menteri Pendidikan ini menyebut dengan pembebasan pajak merupakan bentuk penghormatan kepada pihak yang telah berjasa kepada bangsa.

 

 

Reporter: Ronald/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓