Nasdem: Pilpres Baru Usai, Tak Mungkin Keluar Koalisi

Oleh Liputan6.com pada 09 Nov 2019, 19:31 WIB
Diperbarui 11 Nov 2019, 00:14 WIB
Anies Baswedan Hadir di Pembukaan Kongres II Partai Nasdem

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago menyebut tak mungkin Nasdem keluar koalisi. Hal itu menanggapi pihak yang mencurigai Nasdem bakal membentuk poros baru setelah pertemuan dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

Irma heran mengapa ada pihak yang mencurigai langkah politik dari Nasdem. Apalagi sampai disebut akan membentuk poros baru.

"Sebenarnya itu kenapa harus curiga? Kenapa harus diframing bahwa seolah-olah kami ingin berada di luar seolah-olah kami membangun poros baru," ujar Irma di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/11/2019).

Irma menuturkan, tidak mungkin Nasdem yang telah mendukung hingga memenangkan Joko Widodo sebagai presiden sejak 2014, meninggalkan begitu saja. Dia menyebut hal tersebut pekerjaan sia-sia.

"Ini pilpres saja baru selesai kan enggak mungkin namanya Nasdem itu yang mendukung presiden tanpa syarat dan mahar dari 2014 mau meninggalkan yang sudah kita menangkan begitu saja itu pekerjaan bodoh, pekerjaan sia-sia dan bodoh enggak mungkin itu kita lakukan," kata Irma.

2 dari 3 halaman

Safari politik untuk check and balance

Anies Baswedan Hadir di Pembukaan Kongres II Partai Nasdem
Ketum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) menghadiri pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Dia menjelaskan, safari politik Nasdem ke partai non koalisi sebagai bentuk mengkonsolidasikan check and balance. Tujuannya untuk membantu Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu dilakukan supaya partai non koalisi memberikan kritik konstruktif kepada pemerintah.

"Jadi sebenarnya Nasdem ambil inisiatif untuk membantu presiden dengan mengkonsolidasikan partai-partai yang berada di luar. Tapi kan banyak yang nyiyir banyak yang mencurigai kalau kita hidup selalu dengan kecuriga-curigaan kapan kita bisa bangun Indonesia ini ke depan menjadi lebih baik," jelas Irma.

 

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓