Sandiaga Uno Protes Bekraf Dilebur dengan Kementerian Pariwisata

Oleh Liputan6.com pada 08 Nov 2019, 06:52 WIB
Diperbarui 08 Nov 2019, 06:52 WIB
Sandiaga Uno
Perbesar
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno melambaikan tangan setibanya di TPS 002 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk menggunakan hak politiknya dalam Pemilu 2019, Rabu (17/4). Pemilu 2019 terdiri dari Pilpres dan Pileg yang diselenggarakan secara serentak (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno tidak setuju dengan dileburnya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama Kementerian Pariwisata. Saat ini pun namanya adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam acara Dialog Nasional Ekonomi Kreatif yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

"Kalau saya pribadi enggak setuju adanya Badan Ekonomi Kreatif dimasukkan lagi ke Kementerian Pariwisata," ujar Sandi.

Menurut mantan cawapres Prabowo Subianto itu, tugas Kementerian Pariwisata sudah berat. Sehingga semakin berat bila ditambah Ekonomi Kreatif.

"Pariwisatanya saja sudah berat tugasnya ditambah lagi ekonomi kreatif, benar nggak?" ucap Sandi.

MenurutĀ Sandiaga, ekonomi kreatif adalah hal yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, Sandi berharap Kadin bisa membantu ekonomi Indonesia dengan peran ekonomi kreatif.

2 dari 3 halaman

Usulkan Ipang Jadi Kepala Bekraf

Sandiaga Uno
Perbesar
Sandiaga Uno (dok. Instagram @sandiuno/https://www.instagram.com/p/B1T4FCghrX1/Putu Elmira)

Sandi pun meminta Kadin menyuarakan supaya Bekraf bisa dipisah dari Kemenpar. Bila hal itu terjadi, dia mengusulkan Anggota Dewan Penasihat Ipang Wahid menjadi Kepala Bekraf.

"Kalau misalnya Badan Ekonomi Kreatif dipisah lagi sih saya sih pingin Bung Ipang, ngomongnya tajam. Jangan kami merasa, itu terlalu panjang. Tegas saja, Kadin mengusulkan pisah kembali Badan Ekonomi Kreatif jadi badan. Ketuanya sebut saja namanya Ipang Wahid," tegas Sandiaga.

Bahkan, dalam kesempatan tersebut, eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyarankan Kadin mendorong Anindya Bakrie menjadi Ketum Kadin selanjutnya hingga menjadi menteri.

"Karena ada Pak Anin di sini, kami juga merasa perlu Pak Anin ketua umum Kadin, kenapa? Karena kami ingin ketua umum kita menjadi menteri. Jadi bahasanya tegas," pungkasnya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓