Syarief Hasan Tegaskan Demokrat Tak Pernah Bikin Asumsi AHY Gagal Jadi Menteri

Oleh Liputan6.com pada 28 Okt 2019, 14:52 WIB
Diperbarui 28 Okt 2019, 15:16 WIB
Jokowi dan AHY Gelar Pertemuan Tertutup di Istana Bogor

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan, pernyataan Wasekjen Andi Arief soal tak dipilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai menteri hanya pandangan pribadi.

Demokrat, kata Syarief, tidak pernah membuat asumsi gagalnya AHY sebagai menteri karena dendam lama Megawati Soekarnoputri kepada Susilo Bambang Yudhoyono. Syarief mengatakan, hubungan SBY dan Megawati baik-baik saja.

"Partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu. Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Syarief membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyiapkan satu kursi untuk AHY di kabinet. Dia bilang, Demokrat sejak awal tidak mengajukan nama kepada Jokowi.

"Jadi apa yang terjadi sekarang itu selama ini itu adalah merupakan hubungan komunikasi yang intens aja sebagai seorang negarawan sebagai ketua umum partai dan sebagai mantan presiden," kata dia.

Demokrat, kata Syarief, menghormati keputusan Presiden Jokowi yang tidak memasukan kadernya dalam kabinet.

"Saya pikir, kami itu sudah sepenuhnya menyerahkan kepada presiden Jokowi. Apapun keputusannya harus kita hormati kita harus hargai saya pikir itu," kata dia.

2 dari 3 halaman

Tak Pernah Komunikasi Lagi

Syarief juga membantah, usai pelantikan ada komunikasi tawaran wakil menteri, duta besar dan beberapa jabatan. "Kita setelah pelantikan menteri tidak ada komunikasi," ucapnya.

Wakil Ketua MPR itu menuturkan, Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan secara resmi apakah Demokrat di luar pemerintahan. Dia bilang, SBY akan menyampaikan sikap dalam waktu dekat.

"Yang jelas posisi sekarang ini kita di luar pemerintahan. Posisi kita di luar pemerintahan seperti apa itu akan diputuskan pak SBY dalam waktu tidak lama lagi," kata dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓