Apkasi: Besar Harapan, Kami Diajak Koordinasi Dengan Para Menteri

Oleh stella maris pada 25 Okt 2019, 14:46 WIB
Diperbarui 25 Okt 2019, 14:46 WIB
Apkasi
Perbesar
Apkasi selalu siap memfasilitasi pertemuan dengan para menteri.

Liputan6.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, para Menteri Kabinet Indonesia Maju dilantik. Terkait pelantikan itu, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berharap bisa menjalin kolaborasi yang lebih kuat dengan para menteri.

Bahkan koordinasi dalam waktu dekat dinilai diperlukan, untuk memberi dukungan pada program prioritas kementerian. Hal itu mengingat saat ini seluruh daerah sedang menyusun Ranca APBD 2020.

"Jika kementerian punya program prioritas, tentu butuh kolaborasi dengan para bupati. Jadi daerah yang punya ruang dari program kementerian bisa bersiap, menyiapkan dana pendukung bila mampu dan diperlukan. Koordinasi dalam waktu dekat juga diperlukan untuk memindai problem-problem di lapangan agar semua program pusat bisa langsung dikebut di daerah sejak awal 2020," ujar Ketua Apkasi Abdullah Azwar Anas saat dihubungi, Kamis (24/10).

Anas yang juga Bupati Banyuwangi itu kembali menjelaskan, dengan adanya kolaborasi itu, hubungan antara pusat dan daerah semakin sinergis. "Apkasi siap memfasilitasi."

Anas mengatakan memang ada forum musyawarah perencanaan pembangunan hingga tingkat nasional. Forum itu sebagai wadah untuk menyeleraskan pembangunan dari daerah sampai pusat.

Namun dalam banyak hal, butuh penajaman yang memerlukan pengecekan lapangan dan koordinasi dengan menteri dan para bupati.

"Saat ini di daerah sedang dibahas RAPBD 2020. Waktunya terbatas, tapi saya kira masih ada ruang. Jika para menteri punya titik tekan tertentu, besar harapan kami para bupati bisa diajak berkoordinasi, bahkan jika dengan ketua DPRD, untuk ikut mendukung program prioritas atau titik tekan program kementerian secara lebih komprehensif," ujarnya.

Anas mencontohkan, jika ada kementerian punya program di kabupaten atau bahkan melibatkan beberapa kabupaten dalam sebuah kawasan untuk 2020, dengan koordinasi dini sekarang maka akan lebih menyempurnakan program tersebut.

"Daerah yang semula belum mengalokasikan program pendukung, bisa segera mengalokasikan. Termasuk pemerintah provinsi. Jadi programnya lebih terintegrasi. Dampak ke masyarakat juga optimal," ujar Anas.

Anas mengatakan, koordinasi dengan daerah menyambut 2020 juga diperlukan sebagai instrumen mengecek kondisi lapangan sesuai instruksi Presiden Jokowi.

"Apkasi sangat senang Presiden Jokowi menggariskan kerja jajaran beliau agar selalu ke lapangan, yang artinya itu ke daerah untuk menyejahterakan seluruh kabupaten di Tanah Air," ujar Anas.

 

(*)