Tunjuk Tito Jadi Mendagri, Jokowi: Punya Pengalaman soal Keamanan

Oleh Lizsa Egeham pada 24 Okt 2019, 19:47 WIB
Diperbarui 24 Okt 2019, 20:17 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi menunjuk Jenderal (Purn) Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan menbuatnya harus melepas jabatan Kapolri. Jokowi mengatakan bahwa Tito memiliki banyak pengalaman baik dan lapangan.

"Hubungan pada saat-saat beliau menjadi Kapolri dengan kepala daerah juga baik. Oleh sebab itu, saya tegaskan memang untuk mengawal yang berkaitan dengan cipta lapangan kerja agar investasi-investasi di daerah itu akan berjalan dengan baik," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Jokowi meminta Tito untuk memprioritaskan pelayanan publik sehingga dapat dikoordinasikan dengan seluruh kepala daerah. Hal ini dilakukan untuk mempercepat investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Dalam lima tahun kemarin memang kelemahan kita ada di situ. Banyak dunia usaha yang ingin berinvestasi, baik dari lokal, nasional maupun global tapi sering terhambat di sini," ujar dia.

Selain soal investasi dan lapangan kerja, Kemendagri juga berkaitan dengan keamanan sosial. Menurut Jokowi, kemampuan Tito dalam hal itu tak perlu diragukan lagi.

"Saya kira tugas yang paling berat di situ, tapi juga yang berkaitan dengan keamanan dan tertib sosial juga tanggung jawab Mendagri. Saya kira Pak Tito memiliki pengalaman yang baik mengalami itu," jelas Jokowi.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS