Wiranto: Mahfud MD Berkompeten Gantikan Saya Jadi Menkopolhukam

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 23 Okt 2019, 16:16 WIB
Diperbarui 23 Okt 2019, 16:16 WIB
Radityo/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Mahfud MD telah resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) menggantikan Wiranto. 

Wiranto yakin, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mampu menjalankan tugasnya sebagai Menkopolhukam.

"Sudah saatnya saya menyerahkan kepada orang yang lebih kredibel yah, lebih punya kompetensi untuk bisa menggantikan posisi saya sebagai Menko Polhukam," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Wiranto berharap, Mahfud MD mampu menyelesaikan berbagai permasalahan khususnya di sektor Polhukam.

"Melakukan tugas sesuai dinamika perkembangan situasi terus cepat berkembang," lanjut Wiranto.

Wiranto pun mengapresiasi keputusuan Presiden Jokowi yang merombak susunan kabinet periode 2019-2024. 

"Saya juga sangat apresiasi kepada presiden yang telah secara konsisten mau melakukan perombakan kabinet. Mengejar sasaran ke depan penuh tantangan, penuh persaingan cukup berat antar negara," kata Wiranto.

2 dari 3 halaman

Menkopolhukam dari Sipil

Mahfud MD
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD melambaikan tangan saat tiba di kompleks Istana, Jakarta, Senin (21/10/2109). Kedatangan Mahfud MD berlangsung jelang pengumuman menteri Kabinet Kerja Jilid II oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Mahfud merupakan Menko Polhukam pertama yang berasal dari sipil. Mahfud sendiri mengaku juga baru mengetahuinya setelah dikirimi ucapan selamat oleh AM Hendropriyono. Kendati begitu, dia tak menjadikan hal itu sebagai beban.

"Saya baru sadar juga tadi malem pak AM Hendropriyono kirim pesan ke sana, (isinya) selamat atas adinda telah diangkat sebagai Menko Polhukam sipil murni pertama sepanjang sejarah Republik. Saya baru tahu itu kok saya orang sipil pertama," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu yakin akan cepat beradaptasi dengan cara kerja Menko Polhukum. Khususnya, soal mengkoordinasikan penegakan hukum sehingga tak mengecewakan masyarakat.

"Ada soal pemberantasan korupsi, lalu ada deradikalisasi. Itu yang menyangkut ideologi," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓