Wiranto Beber PR Besar Kemenko Polhukam ke Mahfud Md

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 23 Okt 2019, 14:22 WIB
Diperbarui 23 Okt 2019, 14:22 WIB
Radityo/Liputan6.com
Perbesar
Wiranto dan Mahfud MD serah terima jabatan Menko Polhukam.

Liputan6.com, Jakarta - Jenderal (Purn) Wiranto menyampaikan pekerjaan rumah atau PR apa saja yang masih tertinggal di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan kepada Mahfud MD.

"Masih ada pekerjaan rumah cukup banyak ya. Papua belum selesai, radikalisme belum selesai, terorisme belum, narkoba belum selesai, ya saya kira banyak lagi," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (23/10/2019).

Wiranto melihat PR Polhukam terus berbeda setiap harinya. Apa yang terjadi harus diantisipasi, agar dilakukan suatu upaya untuk mengondisikan apa yang terjadi di negara ini, khususnya di bidang politik hukum keamanan agar tetap stabil.

"Polhukam itu kan menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang sangat dinamis, jadi sangat tergantung kepada dinamika," lanjut Wiranto.

Wiranto percaya, di tangan Mahfud, Menko Polhukam dapat bekerja lebih baik lagi untuk stabilitas hukum keamanan dan politik. Karena bila semua stabil dan terkendali, situasi ekonomi bangsa dapat tertopang lebih baik.

"Dengan stabilitas hukum keamanan dan politik maka akan membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Keliatan sederhana tapi dalam prakteknya memang sangat rumit dan beragam," pandang Wiranto.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS