2 Politikus Golkar Sambangi Istana, Kembali Jadi Menteri?

Oleh Devira Prastiwi pada 22 Okt 2019, 12:42 WIB

Diperbarui 23 Okt 2019, 20:14 WIB

Senyum Jokowi-Ma'ruf Usai Dilantik Jadi Presiden dan Wakil Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi memanggil satu persatu calon menteri ke Istana Kepresiden. Seluruh kalangan baik profesional maupun partai politik terus dipanggil, termasuk juga dari Partai Golkar.

Hingga saat ini, sudah dua politikus Partai Golkar yang menyambangi Istana untuk memenuhi panggilan dari Presiden Jokowi.

Pada Senin, 21 Oktober 2019 siang, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendatangi Istana. Airlangga yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Perindustrian, akankah terus berlanjut?

Menurut Airlangga, dirinya berbincang banyak hal dengan Presiden Jokowi. Termasuk juga dirinya siap jika diminta kembali menjadi menteri.

Tak hanya Airlangga, Agus Gumiwang Kartasasmita juga sudah menyambangi Istana Kepresiden pada pukul 09.57 WIB, Selasa (22/10/2019).

Berikut dua politikus Partai Golkar yang menyambangi Istana memenuhi panggilan Presiden Jokowi dan diduga kembali duduk jadi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II dihimpun Liputan6.com:

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 of 4

Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto
Ketua Umum Partai Golkar yang juga mantan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana, Presiden Jokowi akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto datang ke Istana Kepresidenan, Senin, 21 Oktober 2019 siang. Bertandangnya Airlangga ke istana untuk bertemu empat mata dengan Presiden membincangkan banyak hal.

Mulai dari neraca perdagangan, produksi minyak dan gas (migas), biolog hingga pengembangan kawasan ekspor tekstil.

"Terkait untuk mengurangi neraca perdagangan, Pak Presiden minta dicarikan yang bisa mengurangi defisit perdagangan, salah satunya berkaitanya dengan SKK Migas. Kemudian meningkatkan sektor migas dan implementasi biolog. Juga, mengembangkan kawasan ekspor tekstil dan sektor lain," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Airlangga menyebutkan jika dirinya juga membicarakan tentang kawasan Morowali, yang direncanakan akan didorong sektor ekspor dan impornya. Bahkan, nantinya kawasan industri seperti Morowali akan diperbanyak.

"Seperti Morowali nanti, itu kawasan industri seperti itu yang akan kita replikasi," ungkapnya.

Airlangga sendiri mengaku siap untuk mendukung pekerjaan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tersebut.

"Insya Allah kami sudah menyatakan siap untuk dukung Presiden Jokowi dan Wapres Ma'aruf Amin," tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Airlangga menyatakan, seluruh keputusan pemilihan menteri diserahkan sepenuhnya kepada Presiden.

 

3 of 4

Agus Gumiwang

Sri Mulyani, Siti Nurbaya dan Agus Gumiwang Siap Jadi Menteri Lagi
Menteri Sosial pada Kabinet Kerja Jilid I Agus Gumiwang Kartasasmita tiba di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Agus Gumiwang Kartasasmita datang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo terkait penetapan Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid 2. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Agus Gumiwang Kartasasmita menyambangi Istana Kepresidenan. Dia merupakan calon menteri ketiga yang tiba di kantor Jokowi.

Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja I itu tiba pukul 09.57 WIB, Selasa (22/10/2019).

Agus Gumiwang tersenyum kepada wartawan yang melontarkan pertanyaan kepadanya. Dia juga melambaikan tangan ke arah kamera.

Pria kelahiran Jakarta ini pernah dipecat partainya sendiri karena mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2014. Padahal, saat itu Golkar tengah mengusung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke kursi RI 1.

Keluar dari Golkar, Agus Gumiwang membentuk relawan Dulur Jokowi-JK di Jawa Barat.

Putra mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri Indonesia Ginandjar Kartasasmita ini terpilih menjadi anggota DPR mewakili Golkar pada Pemilu 1999 dan kembali terpilih di 2009 dan 2014 mewakili daerah pemilihan Jawa Barat II.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓