Ini Kelompok Pengacau yang Berupaya Gagalkan Pelantikan Presiden dan Wapres

Oleh Maria Flora pada 22 Okt 2019, 08:01 WIB
Diperbarui 22 Okt 2019, 10:20 WIB

Fokus, Jakarta Polda Metro Jaya mengungkap kelompok yang berupaya mengagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden. Dari enam orang yang diamankan, tiga di antaranya merupakan perempuan. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (22/10/2019), dari hasil pemeriksaan sementara kelompok tersebut berencana beraksi di sekitar Gedung MPR/DPR.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan pengungkapan kasus merupakan hasil pengembangan dari penangkapan jaringan pembuat bom molotov dan bom rakitan yang diotaki oleh dosen IPB berinisial AB beberapa waktu lalu.

AB telah berkoordinasi dengan salah seorang tersangka berinisial SH untuk menyusun rencana kerusuhan dan kekacauan dengan tujuan mengagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden.  

Untuk menjaring anggota dan mengumpulkan dana, SH membuat grup Whatsapp dan berhasil mengumpulkan 125 anggota grup.  

Di dalam grup tersebut, mereka membagi peran seperti penyandang dana, pembuat ketapel, dan bola karet berisi bahan peledak. Serta ada yang bertugas sebagai provokator.