Jelang Pelantikan Presiden, Ketua MPR Minta Masyarakat Bersyukur

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 20 Okt 2019, 11:23 WIB
Diperbarui 21 Okt 2019, 13:14 WIB
Calon Ketua Umum Golkar

Liputan6.com, Jakarta - Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengajak semua elemen masyarakat untuk mensyukuri rahmat dan karunia Tuhan, lantaran masih diberikan kesempatan untuk merayakan peristiwa ini.

"Dengan pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI hari ini oleh MPR RI, sosok Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin legitimate memimpin bangsa dan negara untuk periode lima tahun ke depan. Melekat pada kedua pemimpin adalah hak dan kewajiban melaksanakan UUD 1945, termasuk hak prerogatif membentuk formasi kabinet," kata pria yang akrab disapa Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (20/10/2019).

Menurut dia, peristiwa bersejarah hari ini menandai langkah maju Indonesia mengejawantahkan demokrasi Pancasila, sekaligus sebagai kekuatan untuk terus menapaki modernisasi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Keberlanjutan kepemimpinan Presiden Jokowi dari hasil pemilihan Presiden yang demokratis patut dipahami sebagai kehendak rakyat Indonesia agar Demokrasi Pancasila terus ditumbuhkembangkan," jelas Bamsoet. 

Untuk merayakan kemenangan dan kejayaan demokrasi Pancasila itu, masih kata dia, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut dan menerima dengan gembira duet kepemimpinan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. 

"MPR memastikan, duet kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin akan selalu menaungi dan mengayomi seluruh elemen masyarakat, tanpa terkecuali," ungkap Politisi Golkar ini.

 

2 of 3

Tunjukkan Indonesia Bangsa Bermartabat

Mengacu pada realitas persoalan dan tantangan terkini, MPR akan merekomendasikan kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk fokus merawat kebhinekaan bangsa dalam bingkai Pancasila.

MPR juga akan merekomendasikan kepada kedua pemimpin untuk segera merealisasikan ragam infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kemampuan Generasi Milenial dan Generasi Z menanggapi perubahan zaman. 

"Menjadi kewajiban negara untuk mempersiapkan orang muda Indonesia sebagai generasi penerus yang tangguh, inovatif dan kreatif," tutur Bamsoet.

Dunia menyaksikan peristiwa bersejarah hari ini. Tujuh belas kepala negara dan utusan sejumlah negara sahabat telah hadir di Jakarta untuk menyaksikan upacara pelantikan Presiden RI.

"Inilah momentum bagi kita bersama untuk menunjukan profil Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat, berhikmat dan yang selalu menawarkan  persaudaraan kepada semua bangsa," pungkasnya.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓