MPR Gelar Gladi Kotor Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Oleh Liputan6.com pada 18 Okt 2019, 15:33 WIB
Gladi kotor pelantikan presiden-wakil presiden, Jumat (18/10/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar gladi kotor pelantikan presiden-wakil presiden periode 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Gladi tersebut mengatur teknis saat para hadirin, presiden-wakil presiden masuk ke dalam ruangan.

Pelantikan akan dilakukan Minggu 20 Oktober 2019 di gedung Nusantara atau gedung kura-kura, pukul 14.30 WIB.

Dalam gladi tersebut, presiden-wakil presiden terpilih masuk ruang pelantikan bersamaan. Disusul wakil presiden periode 2014-2019. Mereka langsung duduk di tempat yang telah ditentukan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla nantinya akan duduk sendiri, di sisi kanan meja pimpinan MPR. Sementara Jokowi-Ma'ruf duduk berdampingan di sebelah sisi kanan meja pimpinan MPR.

Sebelum pengambilan sumpah jabatan, Ketua MPR akan membuka sidang terlebih dahulu.

Setelah itu, hadirin berdiri, memberi hormat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan oleh marching band. Setelahnya, lagu Mengheningkan Cipta turut diputar.

 

2 of 3

Sumpah Jabatan

Bingkai Foto Jokowi-Ma'ruf Jelang Pelantikan di Pasar Baru
Pedagang membawa bingkai foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin yang dijualnya di Pasar Baru, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Menjelang pelantikan presiden, foto pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mulaih dijual ke pasar umum. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Lagu kebangsaan telah dikumandangkan, Ketua Mahkamah Agung (MA) akan mengambil sumpaj jabatan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Usai mengucap sumpah, Jokowi dan Ma'ruf akan menyampaikan pidato kenegaraannya untuk pertama kali sebagai pemimpin negara 5 tahun mendatang. Pidato kenegaraan diakhiri dengan nyanyian Indonesia Raya.

Setelahnya, para tamu undangan, khususnya pemimpin luar negeri menyampaikan ucapan selamat secara langsung secara berurutan.

Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono mengatakan, kapasitas gedung kura-kura untuk 1.000 orang lebih. Namun demikian pihaknya masih melakukan evaluasi lebih lanjut.

 

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka 

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by