Penghargaan dan Cenderamata dari Polri untuk Jusuf Kalla

Oleh Ady Anugrahadi pada 18 Okt 2019, 10:27 WIB
Polri memberikan penghargaan untuk Wapres Jusuf Kalla.

Liputan6.com, Jakarta - Polri memberikan penghargaan kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atas kontribusinya selama ini. Penghargaan diberikan langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat Upacara Purna Tugas Wakil Presiden Republik Indonesia di PTIK, Kebayoran Baru, Jumat (18/10/2019).

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla merasa terhormat mendapatkan apresiasi dari Polri. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban serta melayani masyarakat.

"Tidak ada negara maju tanpa keamanan dan ketertiban," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla mengikuti seluruh rangkaian Upacara Pengantar Purna tugas yang diselenggarakan Polri.

Dalam acara tersebut, JK diminta menuliskan kesan dan pesan untuk Polri di sebuah figura. Pada kesempatan itu pula, Polri memberikan cenderamata berupa pedang Pati Polri.

Acara tersebut dihadiri para pejabat utama antara lain Kabareskrim Komjen Idham Azis. Acara juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin.

Masa jabatan Jusuf Kalla sebagai wakil presiden berakhir pada 20 Oktober 2019. Posisinya akan diisi oleh Ma'ruf Amin yang memenangkan bersama Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.

2 of 3

Tarian Tanah Kelahiran

Polri memberikan penghargaan untuk Wapres Jusuf Kalla.
Polri memberikan penghargaan untuk Wapres Jusuf Kalla. (Merdeka.com/ Nur Habibie)

Usai diberikan penghargaan sebuah cenderamata, JK bergegas meninggalkan lokasi sambil diiringi oleh para jenderal Polri. Namun, sebelum itu JK bersama dengan Pati Polri sempat melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu di depan Stadion PTIK/STIK.

Sebelum meninggalkan lokasi, JK kembali disambut oleh sejumlah anggota Polri sambil berjalan di atas karpet merah.

Saat itu, ia didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan beberapa Pati Polri lainnya.

Sebelum ia menaiki mobil yang sudah menunggu di depan Gerbang keluar PTIK/STIK. Ia lebih dulu disajikan tarian asal tanah kelahirannya yakni Tarian Bugis yang berjumlah tujuh orang mengenakan pakaian berwarna merah muda dan biru selama lima menit.

Usai menyaksikan Tarian Bugis tersebut, ia pun langsung menuju ke mobil yang sudah menunggunya dan pergi meninggalkan lokasi.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓