Ini yang Dilakukan Agar Jakarta Tak Tenggelam

Oleh Maria Flora pada 18 Okt 2019, 09:04 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Hasil pantauan sejumlah sumur pantau di Jakarta, menunjukkan ada penurunan permukaan tanah. Dari kondisi ini, Jakarta yang terancam tenggelam bukanlah isapan jempol.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (18/10/2019), tercatat, data dari tahun 1990 sampai 2007 ada penurunan permukaan tanah sebesar 1,5 sentimeter.

Bahkan, dalam 10 terakhir terjadi penurunan permukaan tanah hingga 120 sentimeter di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, 

Artinya, dalam setahun permukaan tanah turun sekitar 12 sentimeter. Penurunan permukaan tanah ini disebabkan penggunaan air tanah yang berlebih.

"Tidak tenggelam semuanya, tetapi ini pelan-pelan. Mungkin puluhan tahun karena penggunaan air tanah ini," kata Kepala Balai Konservasi Air Tanah ESDM Raden Isnu Hajar Sulistiawan.

Balai Konservasi Air Tanah ESDM juga meminta masyarakat ikut menjaga lingkungan dengan menjaga zona resapan, membangun zona hijau, dan mengurangi pembangunan bangunan yang tidak ada fungsinya. 

  

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS