Bupati Anne Ratna: Keberadaan Hotel Baru Bisa Tunjang Pariwisata Purwakarta

Oleh Gilar Ramdhani pada 16 Okt 2019, 12:15 WIB
Diperbarui 16 Okt 2019, 12:15 WIB
Keberadaan Hotel Baru Bisa Tunjang Pariwisata Purwakarta
Perbesar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dengan memberikan apresiasi atas kembali bertambahnya hotel di Purwakarta, yaitu Hotel Pesanggrahan Jatiluhur.

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Purwakarta sebagai daerah yang memiliki begitu banyak potensi wisata, memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap sektor pendukungnya seperti perhotelan.

Hal itu disadari secara langsung oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dengan memberikan apresiasi atas kembali bertambahnya hotel di Purwakarta, yaitu Hotel Pesanggrahan Jatiluhur yang berada di kawasan Wisata Danau Jatiluhur, Blok A Jalan Rasamala No. 1 Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur Purwakarta pada hari Minggu (10/10).

Hotel yang dimiliki oleh BUMN Perum Jasa Tirta II ini awalnya dibangun pada tahun 1955. Setelah mengalami kebakaran pada tahun 2016, saat ini pembangunan hotel yang terintegrasi dengan kawasan wisata dan bendungan Jatiluhur ini telah selesai.

Menurut Ambu Anne, munculnya hotel-hotel sangat membantu pemerintah Kabupaten Purwakarta terutama di bidang pelayanan jasa pariwisata.

 

Keberadaan Hotel Baru Bisa Tunjang Pariwisata Purwakarta
Perbesar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

"Kawasan wisata Jatiluhur dengan segala fasilitas penunjangnya menjadi salah satu aset pariwisata unggulan di Kabupaten Purwakarta. Bisa dibilang kawasan wisata ini paling cantik” ungkapnya.

Selain itu, keterlibatan para pelaku UKM dalam aktivitas perhotelan di Hotel Pesanggarahan Jatiluhur menjadi perhatian khusus dari mantan Mojang Purwakarta itu.

"Hal ini menjadi salah satu bentuk dukungan untuk pengembangan UKM di daerah, terutama yang memiliki potensi destinasi pariwisata. Hal ini agar pelaku UKM memiliki sarana pemasaran bagi produk yang dihasilkannya," kata Ambu Anne.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Perbesar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Menurut Dirut Perum Jasa Tirta II, U Saefuddin Noer, fasilitas hotel yang terintegrasi dengan kawasan wisata dan bendungan ini di hari kerja bisa digunakan untuk pelatihan dan diklat. Sedangkan untuk akhir pekan bisa juga digunakan secara komersil oleh para wisatawan atau pengunjung.

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya