PDIP Dukung Jokowi Gandeng Gerindra Masuk Koalisi

Oleh Liputan6.com pada 14 Okt 2019, 18:18 WIB
Diperbarui 14 Okt 2019, 18:18 WIB
Tawa Jokowi dan Prabowo di Istana Merdeka
Perbesar
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Dalam pertemuan tersebut mereka membahas permasalahan bangsa dan koalisi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya mendukung apapun keputusan Presiden Joko Widodo untuk menggandeng Gerindra ke dalam koalisi pendukung pemerintahan. Basarah berdalih PDIP mendukung Gerindra masuk koalisi demi kepentingan bangsa dan pemantapan ideologi Pancasila.

"Karena itu PDIP mempersilakan apapun keputusan Pak Jokowi, untuk menyusun kabinet yang akan dipimpinnya masuk di antaranya melibatkan partai di luar koalisi Indonesia kerja itu adalah wewenang prerogratif presiden," ujar Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Dia menilai ada kesamaan sejarah dan ideologi antara Gerindra dengan PDIP. Faktor ini yang dianggap mengapa Gerindra mudah diterima koalisi. Mega dan Prabowo pernah menjadi pasangan calon presiden pada Pemilu 2009.

"Saya kira dalam konteks semacam itu ketika Pak Jokowi mempertimbangkan kekuatan Gerindra akan memperkuat kekuatan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin terutama menjadikan Pancasila sebagai living ideology yang bekerja di masyarakat kita, saya kira kita memberikan apresiasi terhadap keputusan politik itu," kata Basarah.

Namun, Basarah mengatakan, PDIP tidak dalam posisi mendorong atau menolak. PDIP menyerahkan keputusan Gerindra bergabung atau tidak kepada Presiden Joko Widodo yang memiliki hak prerogatif.

"Tapi sekali lagi kami tidak dalam posisi mendorong atau menolak karena hal tersebut sepenuhnya wewenang hak preogratif Presiden Joko Widodo," kata Basarah.

 

 

2 dari 3 halaman

Kemungkinan Koalisi

Tawa Jokowi dan Prabowo di Istana Merdeka
Perbesar
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Dalam pertemuan tersebut mereka membahas permasalahan bangsa dan koalisi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019). 

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengaku pertemuan empat mata itu membicarakan sejumlah hal, mulai dari kondisi ekonomi global hingga politik.

"(Berbicara) kaitan dengan masalah koalisi. Tapi untuk urusan satu ini belum final," ujar Jokowi usai bertemu Prabowo di Istana.

Kendati, Jokowi menuturkan bahwa ada peluang Partai Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahannya.

"Tapi kami tadi sudah bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra masuk ke koalisi kita," ucap Jokowi singkat.

Jokowi berjanji akan mengumumkan sikap politik Partai Gerindra jika sudah final nanti bersama Prabowo Subianto. "Kalau nanti sudah final baru kitsa sampaikan berdua lagi ya," kata Jokowi mengakhiri.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓