Jokowi Resmikan Pengoperasian 'Tol Langit' Palapa Ring

Oleh Lizsa Egeham pada 14 Okt 2019, 11:15 WIB
Diperbarui 15 Okt 2019, 12:14 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pengoperasian Palapa Ring di Istana Negara Jakarta, Senin (14/10/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pengoperasian Palapa Ring di Istana Negara Jakarta, Senin (14/10/2019). Jokowi mengatakan bahwa Palapa Ring ini dapat mengkoneksikan ratusan kabupaten/kota dari 34 provinsi di Indonesia.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrrahmanirahim, saya resmikan pengoperasian Palapa Ring yang menghubungkan 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia," kata Jokowi saat meresmikan Palapa Ring di Istana Negara.

Proyek Palapa Ring yang terdiri dari tiga paket yakni paket barat, tengah, dan timur telah rampung sejak Agustus 2019. Peresmian Palapa Ring ini juga ditandai dengan penandatangan prasasti digital oleh Jokowi.

Usai meresmikan Palapa Ring, Jokowi dan para menteri kabinet kerja mencoba video conference dengan beberapa kepala daerah salah satunya yaitu, Wakil Gubernur Papua Barat, Wakil Wali Kota Sorong, dan Wakil Gubernur NTT. Kemudian, dengan Bupati Penajem Paser Utara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap Palapa Ring ini dapat bermanfaat bagi masyarakat baik dari sektor ekonomi, budaya, hingga politik dari Sabang hingga Merauke. Selain itu, dapat memperbaiki pendidikan di daerah-daerah di Indonesia.

"(Palapa Ring) Agar bisa saling mengenal. Penguatan persatuan kita memperbaiki pendidikan, dan menembus seuruh pelosok Indonesia, memperkuat perdagangan UMKM ke pasar nasional bahkan internasional," ujar Jokowi.

 

2 of 3

Tol Langit

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menggambarkan proyek Palapa Ring untuk menghadirkan sinyal telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk akses internet, sebagai "tol langit". Kehadiran tol langit ini akan kian memperkuat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa proyek Palapa Ring ini bertujuan agar akses internet ada di mana-mana, dan harga jual paketnya tidak berbeda satu sama lain. Selain itu, dengan adanya Palapa Ring, tidak ada lagi daerah perbatasan yang terisolir.

Setelah pembangunan selesai, operator telekomunikasi bisa memanfaatkan layanan Palapa Ring dengan skema tarif yang telah ditetapkan berdasarkan penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth, dan kabel serat optik pasif atau dark fiber.

3 of 3

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓