Bertemu, Prabowo dan Surya Paloh Sepakat Jaga Kesatuan Indonesia

Oleh Devira Prastiwi pada 14 Okt 2019, 09:26 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di kediaman Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu, 13 Oktober 2019 malam.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (14/10/2019), Prabowo yang didampingi tiga petinggi Partai Gerindra langsung mengadakan pertemuan tertutup di dalam kediaman Surya Paloh.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam disebut berlangsung dalam suasana hangat yang diselingi makan malam bersama.

Seusai pertemuan, baik Prabowo Subianto maupun Surya Paloh membantah jika pertemuan ini membahas Partai Gerindra akan masuk koalisi pemerintah.

Meski demikian, Surya Paloh akan menyambut dengan hangat jika Partai Gerindra bergabung ke dalam koalisi pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin, selama hal itu untuk kepentingan nasional.

Sebelumnya, Prabowo mengaku tidak ada masalah baik berada di dalam atau berada di luar pemerintahan dan tetap akan berpartisipasi dalam memajukan bangsa.

"Kami bersahabat, kadang-kadang juga berbeda, kadang-kadang berseberangan, tetapi dalam suasana cinta tanah air kita satu, kita cinta negara ini, cinta bangsa ini. Tadi kita bahas, kita menemukan titik-titik persamaan yang baik. Kita tidak ingin Indonesia rusak, kita tidak ingin negara kita pecah belah, dan kita sepakat untuk menjaga keutuhan dan kesatuan nasional. Dan kita sepakat untuk menempatkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan," kata Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Sepakat, suatu kesepakatan kedua partai politik Gerindra dan NasDem, saya pikir itulah sumbangsih pemikiran kami, terutama antara mas Prabowo dan saya, semuanya mempunyai satu kesamaan pandangan, pikiran, dan emosi yang sama bahwasanya kepentingan bangsa harus diletakkan di atas kepentingan-kepentingan lain termasuk kepentingan kedua partai politik ini," ujar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Pertemuan dua ketua umum partai politik ini seperti menjadi sinyal akan masuknya Partai Gerindra ke koalisi pemerintahan, setelah sebelumnya Prabowo juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. 

Live Streaming

Powered by