Dua Karateka Asal Purwakarta Akan Berlaga Di Chile

Oleh Reza pada 10 Okt 2019, 13:57 WIB
Diperbarui 10 Okt 2019, 13:57 WIB
Purwakarta
Perbesar
Dua karateka asal Kabupaten Purwakarta Luthfi Shandy Pramuditya dan Yudha Fadillah Pratama akan mewakili Purwakarta di Kejuaraan Internasional Karate di Chile.

Liputan6.com, Jakarta Dua karateka asal Kabupaten Purwakarta Luthfi Shandy Pramuditya dan Yudha Fadillah Pratama akan mewakili Purwakarta di Kejuaraan Internasional Karate di Chile.

Luthfi akan turun di Kelas Kumite junior 76kg Putra sedangkan Yudha di kelas Kata Perorangan Junior Putra. Selain itu keduanya bagian dari TC untuk persiapan kejuaraan lainnya.

"Kami ucapkan terima kasih Pemerintah Daerah telah mensupport para atlet kita untuk mengikuti TC dan Kejuaraan di Chile," ujar Sekretaris Forki Purwakarta, Adi Suhendin di Purwakarta, Rabu (25/9).

Mengenai hal itu, Adi melanjutkan bahwa kedua atlet tersebut akan tinggal di Chile selama 1 bulan. Targetnya adalah menjelang persiapan Sea Games serta masuk dalam Olimpiade.

"Kejuaraan tersebut salah satu tiket agar bisa mengikuti Olimpiade," imbuh Adi Suhendin.

Pasalnya, kedua atlet tersebut, berhasil menyumbangkan medali emas pada piala panglima.

"Kemarin mereka baru saja menyabet emas," ujar Adi Suhendin.

Selain Luthfi dan Yudha, Jawa Barat juga mengirimkan wakil lainnya, yaitu dari Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi masing - masing satu orang.

Sementara itu. terkait karateka cilik asal Purwakarta, yang ramai tidak difasilitasi oleh Pemkab Purwakarta, Adi mengatakan bahwa karateka tersebut mewakili nama clubnya sendiri. Bahkan dirinya mengatakan keberangkatannya pun mengetahui dari media sosial.

"Atas nama club sendiri, bahkan berangkat atau mengikuti kejuaraannya tidak ada laporan baik ke KONI maupun kepada pihak Forki," tutur Adi Suhendin. 

Tidak ada tembusan tersebut, membuat pihaknya kesulitan, apalagi ramainya di masyarakat bahwa karate cilik tersebut tidak dipedulikan oleh Pemkab Purwakarta.

"Jadi masalah kan pihak klub atau atlet diluar naungan kita, apalagi memberikan tembusan kepada kita, bahkan tahu - tahu sudah berangkat saja," katanya.

 

(*)