Fadel Muhammad Terpilih Menjadi Ketua MPR dari Unsur DPD Lewat Voting

Oleh Maria Flora pada 03 Okt 2019, 08:34 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Dua hari setelah pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan, MPR membentuk alat-alat kelengkapan. Sejumlah nama menguat untuk menjadi ketua MPR. Fadel Muhammad terpilih menjadi pimpinan MPR dari unsur DPD.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (3/10/2019), rapat paripurna pada Rabu malam menyepakati untuk memilih pimpinan MPR dari unsur DPD lewat mekanisme pemungutan suara atau voting.

Empat nama jadi calon, yaitu Dedi Iskandar Batubara dan GKR Hemas dari subwilayah barat, lalu Fadel Muhammad dan Yorrys Raweyai dari subwilayah timur. Keempatnya sempat menyampaikan visi dan misi sebelum dipilih.

Jelang Kamis dini hari, nama Fadel Muhammad akhirnya dipilih oleh rapat paripurna DPD untuk jadi pimpinan MPR dari unsur DPD. Fadel mengantongi 59 suara disusul GKR Hemas 46 suara, Yorrys 16 suara, dan Dedi Iskandar 5 suara.  

Fadel berniat melobi pimpinan partai politik (parpol) pemenang pemilu, agar perwakilan DPD berkesempatan jadi ketua MPR RI.  

Berdasarkan undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD, pimpinan MPR terdiri dari perwakilan seluruh fraksi di DPR dan satu unsur dari DPD. Saat ini, ada total sembilan fraksi ditambah DPD, maka pimpinan MPR akan ada 10. 

Hingga kemarin, lobi-lobi antar parpol pemenang pemilu masih berlangsung. Nama mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo dan mantan wakil ketua MPR dari Partai Gerindra pun juga ikut menguat. 

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.