24 Ribu Personel TNI Polri Turun Amankan Pelantikan Anggota DPR

Oleh Lizsa Egeham pada 01 Okt 2019, 09:25 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 09:25 WIB
Mantan Gubernur Banten Rano Karno sebelum pelantikan anggota DPR. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)
Perbesar
Mantan Gubernur Banten Rano Karno sebelum pelantikan anggota DPR. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan ribu aparat keamanan TNI/Polri turun demi mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR di Gedung DPR MPR, Jakarta. Total ada sebanyak 24.870 personel gabungan yang diterjunkan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, rincian jumlah tersebut terdiri dari 16.400 personel Polri, 7.800 prajurit TNI, 570 petugas pemda, dan 100 anggota Pamdal DPR.

"PAM objek DPR, Istana, sentra-sentra ekonomi, dan objek-objek vital," tutur Dedi melalui pesan singkat, Selasa (1/10/2019).

Personel gabungan tersebut akan mengamankan Gedung DPR/MPR dengan pembagian tiga ring. Ring satu aula tempat kegiatan pelantikan, ring dua mencakup komplek Gedung DPR MPR, dan ring tiga di bagian halaman parkir.

"Sedangan di jalan-jalan anggota lantas dan sabhara laks pam, gaktur, dan patroli," jelas Dedi.

Pelantikan anggota DPR dilaksanakan pada Selasa (1/10/2019) pagi ini. Acara itu akan digelar di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan, pelantikan akan dilaksanakan pukul 10.00-11.40 WIB.

"Di rundown acara jam 10.00 WIB, tapi kami minta anggota (DPR) datang lebih pagi jam 07.00," kata Indra saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

2 dari 3 halaman

Pengambilan Sumpah

Susunan acara akan dimulai dengan pengumuman pimpinan sementara DPR/DPD/MPR RI oleh Sekjen DPR pada pukul 09.30 WIB. Selanjutnya, Presiden bersama Wapres dan Ketua KPU memasuki ruang sidang paripurna pada 09.58 WIB. Tepat pada pukul 10.00 WIB, sidang paripurna akan dimulai dengan pengucapan sumpah atau janji anggota DPR.

Rangkaian acara selesai pada pukul 11.40 WIB.

Kemudian akan dilakukan rapat Badan Musyawarah atau Bamus yang diikuti oleh seluruh fraksi. Rapat itu guna menentukan jajaran pimpinan.

"Bamus dari semua fraksi-fraksi. Bamusnya akan setelah jam 2 akan kami pertemukan, pimpinan termuda dan tertua akan pimpin rapat Bamus. Kami perkirakan sudah akan ketemu formatnya, DPR itu tidak sulit ya, semua sudah diatur jelas di dalam UU-nya," ungkapnya.

Setelah itu, acara dilanjut dengan pelantikan pimpinan DPR. Pelantikan pimpinan DPR bisa dilakukan pada malam hari setelah rapat Bamus atau Selasa 2 Oktober 2019.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓