Ada Pelantikan dan Antisipasi Demo, Cek Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR MPR

Oleh Nanda Perdana Putra pada 01 Okt 2019, 07:17 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 07:17 WIB
Antisipasi Unjuk Rasa Susulan, Poisi Tutup Akses Menuju Gedung DPR

Liputan6.com, Jakarta - Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk pengamanan pelantikan anggota DPR dan antisipasi demonstrasi susulan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Made Agus menyampaikan, penutupan dilakukan untuk Jalan Gatot Subroto yang berada persis di depan Gedung DPR MPR mulai pukul 06.00 WIB pagi ini.

"Ditutup mulai pukul 06.00 WIB," tutur Agus dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).

Menurut Agus, hanya tamu dan peserta pelantikan saja yang diperkenankan menggunakan akses jalan yang ditutup itu. Sementara rekayasa lalu lintas lainnya menunggu kondisi terkini di lapangan.

"Sifatnya situasional," jelas Agus.

Sebanyak 1.495 personel disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di kawasan DPR MPR. Termasuk di antaranya mengawal rombongan VVIP dan pejabat yang rencananya mengunjungi wilayah Lubang Buaya, sebelum pelantikan.

 

2 dari 2 halaman

Rekayasa Lalin

Antisipasi Unjuk Rasa Susulan, Poisi Tutup Akses Menuju Gedung DPR
Polisi menutup akses menuju Gedung DPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/9/2019). Polisi menutup jalan mulai dari simpang Gerbang Pemuda guna mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa susulan. (merdeka.com/Iqbal S Nugoroho)

Rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR MPR adalah sebagai berikut:

1. Lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto ke arah DPR dibelokkan ke kiri, ke Jalan Gerbang Pemuda.

2. Lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di lajur Pulau Dua, diluruskan hingga ke Tol Tomang.

3. Lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto ke arah Jalan Gerbang Pemuda, diluruskan menuju Semanggi.

4. Lalu lintas dari Jalan Gelora menuju ke Jalan Gerbang Pemuda, diluruskan ke Jalan Asia Afrika.

5. Lalu lintas dari Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda, diluruskan ke Jalan Gelora.

Lanjutkan Membaca ↓