Lantik ASN Baru, Pesan Menaker: Hilangkan Ego Sektoral dan Unitoral!

Oleh stella maris pada 25 Sep 2019, 08:37 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 09:17 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan menggelar acara pelantikan pada 109 pejabat. Pelantikan itu sekaligus menandai terbentuknya unit eselon II baru, yaitu Pusat Teknologi Informasi Ketenagakerjaan (PTIK) di Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan.

Adapun ratusan pejabat yang dilantik diantaranya,16 pejabat pimpinan tinggi pratama, 39 pejabat administrator dan 54 pejabat pengawas ketenagakerjaan. Dalam sambutannya, Menaker Hanif Dhakiri berharap agar koordinasi antara PTIK dan Kemnaker terus ditingkatkan.

"Agar mampu mengakselarasi, mengkordinasikan, menghubungkan beberapa sistem informasi ketenagakerjaan yang sudah ada di masing-masing unit eselon I, sehingga menjadi lebih sistematis dan terinegrasi secara baik," kata Hanif di ruang serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa (24/9).

Hanif juga menyampaikan tiga pesan kepada 109 pejabat yang baru dilantik. Pertama, Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mendedikasikan hidup dan kinerjanya bagi NKRI dan tak boleh melakukan sesuatu yang bertentangan dengan PBNU.

"Saya ingin, pejabat yang dilantik di sini benar-benar meneguhkan komitmennya, pada PBNU yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NRI 1945," jelas Hanif. 

Kemnaker
Ratusan ASN yang baru dilantik di lingkungan Kemnaker.

Kedua, di tengah dunia yang cepat berubah saat ini hanya ada, pertarungan antara cepat dengan lambat, responsif dengan tak responsif. ASN di posisi baru, harus dapat bekerja secara responsif terhadap perubahan yang berlangsung. Artinya harus bekerja dengan penuh terobosan, penuh dedikasi, penuh integritas, penuh inovasi.

"Jadi bukan bussiness as usual. Kalau bussines as usual, lewat kami. Saya juga ingin bapak ibu dalam jalankan pekerjaannya, bisa memasang kompetitor di luar sebagai tolok ukur. Jadi kami tak mengukur dengan diri sendiri, tapi mengukur dengan kinerja orang lain," katanya.

Pesan ketiga, dalam satu tim besar bernama Kemnaker, koordinasi dan sinergi menjadi sangat penting dan tak bisa bekerja secara sendiri-sendiri.

"Kami hanya bisa sukses secara bersama. Itu harus diyakini agar wajah Kemnaker selalu baik. Hilangkan ego sektoral, hilangkan ego unitoral untuk bisa mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik," katanya.

Menaker menambahkan dengan telah dilantiknya 109 pejabat dan terisinya pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pejabat pengawas, Menaker berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara maksimal, bekerja kerja dan bekerja cerdas.

"Hal itu bertujuan untuk kemajuan organisasi baik instansi pusat, UPTP yang sangat strategis menjadi wajah dan etalase Kemnaker di daerah, " katanya.

 

(*)