Beras Bantuan Pemerintah Berkurang, Warga Sumedang Protes

Oleh Devira Prastiwi pada 24 Sep 2019, 13:26 WIB
Diperbarui 24 Sep 2019, 13:35 WIB

Fokus, Sumedang - Aksi protes warga Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat terjadi saat mereka sedang mengambil jatah beras bantuan dari pemerintah yang mengalami pengurangan jumlah dari 10 kilogram menjadi 8 kilogram.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (24/9/20190, namun hal ini dibantah sebagai pengurangan oleh petugas Tenaga Kerja Sosial (TKS) Kecamatan Pamulihan.

Menurutnya, kualitas beras di bulan September lebih bagus hingga harganya mengalami kenaikan yang berpengaruh kepada menurunnya jumlah beras.

"Karena dilihat dari Kemensos ada edaran baru bahwa beras buat alokasi September yaitu dari Bulog. Terus dilihat dari harga sekarang, itu kisaran lagi harga tinggi. Jadi otomatis itu mengurangi timbangan beras juga," ujar Petugas TKS Kecamatan Edi Rohana.

Di satu sisi, Dirut Perum Bulog Budi Waseso yang mengambil sejumlah sampel dari seluruh Indonesia mendapati bahwa beras bantuan dari pemerintah bukanlah beras premium seperti yang dijadikan alasan kepada masyarakat melainkan beras yang kualitasnya medium.

"Kenapa ini bisa terjadi? Karena ada mafianya. Nah ini nanti kita ungkap sampai akar yang paling besar. Karena tidak mungkin ini hanya cere-cere yang kerja, tidak, karena uang triliunan," ujar Dirut Perum Bulog Budi Waseso.

Hingga saat ini Badan Urusan Logistik (Bulog) sudah melakukan investigasi dan menemukan fakta-fakta dugaan penyelewengan.

Live Streaming

Powered by