Diagnosis Tim Dokter Kepresidenan Akan Penyakit BJ Habibie

Oleh Maria Flora pada 12 Sep 2019, 10:02 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Bacharudin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia dalam usia 83 tahun.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (12/9/2019), BJ Habibie sempat dirawat sekitar 12 hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena sakit. Dan Rabu petang, salah satu putra terbaik bangsa ini berpulang.

Diagnosis tim dokter kepresidenan mengatakan, Habibie mengalami sesak imbas cairan berlebih di paru, gagal ginjal, dan berhentinya respon jantung.

Hal ini diawali dari menurunnya kesadaran pada pukul 14.00 WIB yang diikuti dengan menurunnya tensi atau tekanan darah. Pukul 18.05, tim medis RSPAD dan tim dokter kepresidenan menyatakan Habibie wafat.

"Saya atas nama pemerintah menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Bapak Profesor BJ Habibie," ujar Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. 

Sejak tanggal 1 September lalu, Habibie dirawat di Ruang Intensif Care Unit, Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto. Habibie ditangani tim dokter kepresidenan yang terdiri dari beberapa dokter ahli penyakit dalam.