Hari Kedua Perluasan Ganjil Genap, Polisi Tilang 1.761 Kendaraan

Oleh Liputan6.com pada 11 Sep 2019, 09:09 WIB
Perluasan Ganjil Genap Dimulai, Polisi Tilang Pelanggar

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya telah melakukan penindakan terhadap 1.761 kendaraan roda empat akibat melanggar ganjil genap. Penindakan dilakukan di hari kedua pemberlakuan perluasan ganjil genap di Jakarta atau Selasa 10 September 2019.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP M Nasir mengatakan, penindakan terhadap pelanggar ganjil genap dilakukan dengan menyita Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"SIM yang kita tilang itu sebanyak 1.129 dan untuk STNK yang kita tilang itu ada sebanyak 632," kata Nasir dalam keterangannya, Rabu (11/9/2019).

Lalu, penilangan paling banyak dilakukan oleh Subdit Gakkum yakni 411. Dari total segitu, pihaknya menilang SIM sebanyak 263 dan 148 STNK.

Selanjutnya, penindakan paling banyak dilakukan di wilayah Jakarta Utara, di sana polisi telah menindak 394 kendaraan dengan rincian barang bukti 188 SIM dan 206 STNK yang ditilang.

Wilayah Jakarta Barat menempati urutan ketiga dalam melakukan penindakan terhadap 346 kendaraan dengan rincian 264 SIM dan 82 STNK disita. Selanjutnya, penindakan dilakukan terhadap 251 kendaraan di wilayah Jakarta Selatan dengan rincian 188 SIM dan 63 STNK yang ditilang.

Lalu, wilayah yang juga banyak melakukan penindakan yakni di Jakarta Timur dengan menilang 249 kendaraan sebagai rincian 117 SIM dan 117 STNK telah disita. Wilayah Jakarta Pusat telah menilang 132 kendaraan dengan menyita 97 SIM dan 32 STNK.

"Untuk Satuan PJR menilang 32 kendaraan, SIM yang disita ada 15 dan 17 STNK. Dan untuk Satuan Gatur menindak 26 kendaraan dengan menyita 24 SIM dan 2 STNK sebagai barang bukti. Dan untuk Satuan Patwal sendiri telah menilang 11 kendaraan dengan mengambil 9 SIM dan 1 STNK," ujarnya.

 

2 of 3

Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan

Perluasan Ganjil Genap Dimulai, Polisi Tilang Pelanggar
Rambu pemberitahuan tentang pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap terpampang di kawasan Jalan Fatmawati Raya, Jakarta, Senin (9/9/2019). Pemprov DKI Jakarta memberlakukan perluasan sistem ganjil genap untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB. Dia menyatakan uji coba tersebut hanya dilakukan pada koridor tambahan saja.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya mulai sosialisasi kebijakan ganjil genap di 25 ruas jalan di Jakarta. Dan berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil genap:

1. Jalan Pintu Besar Selatan

2. Jalan Gajah Mada

3. Jalan Hayam Wuruk

4. Jalan Majapahit

5. Jalan Medan Merdeka Barat

6. Jalan MH Thamrin

7. Jalan Jenderal Sudirman

8. Jalan Sisingamangaraja

9. Jalan Panglima Polim

10. Jalan Fatmawati (simpang Jalan Ketimun 1 sampai Jalan TB Simatupang)

11. Jalan Suryopranoto

12. Jalan Balikpapan

13. Jalan Kyai Caringin

14. Jalan Tomang Raya

15. Jalan Jenderal S Parman

16. Jalan Gatot Subroto

17. Jalan MT Haryono

18. Jalan HR Rasuna Said

19. Jalan DI Panjaitan

20. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai simpang Jalan Bekasi Timur Raya)

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Senen Raya

25. Jalan Gunung Sahari.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓