JK Setuju Pegawai KPK Berasal dari ASN

Oleh Liputan6.com pada 10 Sep 2019, 20:21 WIB
JK

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) setuju pegawai KPK ke depannya berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, m eskipun ASN, bukan berarti tidak independen.

''Hakim juga ASN, apa hakim tidak bisa independen. tidak berarti ASN berarti tidak independen, tidak," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

Menurut dia, peraturan tersebut tidak akan melemahkan lembaga antirasuah. Sebab, aparat kepolisian ataupun dari pemerintah ikut serta dalam proses tersebut.

''Tergantung caranya, polisi tidak mencampuri proses kok. pemerintah tidak mencampuri proses selama proses itu sesuai dengan aturan yang ada. Jadi ASN itu justru kita memberikan kepastian bahwa dia diatur dengan benar,'' ungkap JK

JK menjelaskan, ASN saat ini berstatus tetap dan kontrak. Menurut dia, KPK sebagai lembaga negara harus diisi pegawai-pegawai yang memiliki aturan seperti ASN.

"Mesti dimasukan (ke) undang-undang juga. Aturannya apa. Jadi kita kan melakukan revisi UU," jelas JK.

Diketahui, dalam Revisi UU KPK, pada Pasal 1 bahwa ke depannya pegawai KPK akan berstatus sebagai ASN. Bunyi pasal tersebut: Pegawai KPK adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang aparatur sipil negara.

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Tag Terkait