Perluasan Ganjil Genap Resmi Diberlakukan Hari Ini

Oleh Rita Ayuningtyas pada 09 Sep 2019, 09:20 WIB

Fokus, Jakarta - Setelah menggelar uji coba perluasan area aturan ganjil genap selama sebulan sejak 12 Agustus lalu, mulai Senin 9 September ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan perluasan sistem ganjil genap.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, (9/9/2019), sebelumnya Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah melakukan sosialisasi terkait aturan baru ini termasuk pemberitahuan jalur alternatif yang bisa dilalui. Namun, sejumlah pengendara mengaku tetap keberatan dengan aturan baru ini.

Dalam perluasan aturan ganjil genap ini, ada 16 ruas jalan baru yang ditambahkan, yaitu Jalan Majapahit, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan, Sisingamaharaja, Panglima Polim, Fatmawati, Jalan Suryopranoto, Balikpapan, Kyai Caringin, Tomang Raya, Pramuka, Jalan Salemba Raya, Kramat Raya, Senen Raya, dan Jalan Gunung Sahari. Kini ada 25 ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap.

Selain itu, pengecualian aturan ganjil genap di persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk dan keluar tol dihapuskan dalam perluasan aturan ganjil genap ini.

Pengendara roda empat yang melanggar akan langsung ditindak meski di ruas-ruas jalan yang menjadi perluasan. Para pelanggar aturan diancam denda maksimal Rp 500 ribu.

"Senin dimulai penindakan," jelas pengawas dan pengendalian lapangan Dishub Jakbar Adi Cahyadi.

Hingga Minggu siang belum terlihat marka khusus untuk sistem ganjil genap di ruas jalan yang menjadi area perluasan atau baru diberlakukan sistem ganjil genap. Namun, rambu peringatan jalur khusus ganjil genap sudah dipasang di 25 ruas jalan yang diberlakukan. Aturan ganjl genap kini dberlaku setiap hari Senin hingga Jumat pada pukul 06.00 hingga 10.00 pagi dan 16.00 sore hingga 21.00 malam.