Yarra Yarra... Maka Air pun Mengalir Deras

Oleh Yusron Fahmi pada 08 Sep 2019, 13:28 WIB
Diperbarui 21 Sep 2019, 19:09 WIB
Yusron/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Berkunjung ke Kota Melbourne Australia belum lengkap jika tidak menyusuri Sungai Yarra. Cukup beralasan, banyak spot-spot pemandangan menarik yang bisa ditemukan di sisi - sisi sungai yang membela kota Melbourne tersebut.

Liputan6.com berkesempatan menyusuri sungai kebanggaan warga Australia tersebut, saat menghadiri acara Telstra Vantage di Melbourne, 3-5 September 2019.

Sungai Yarra membelah Melbourne dengan panjang mencapai 239 kilometer dan bermuara di Pelabuhan Melbourne. Sungai ini telah menjadi ikon kebanggaan warga Melbourne sejak dulu. 

Cukup nyaman menyusuri Sungai Yarra. Pedestrian yang di sisi-sisi sungai sangat nyaman untuk disusuri pejalan kaki. Lebar, rapi dan bersih. Tak heran meski harus berjalan kaki beberapa kilometer tak terasa membosankan.

Pemandangan Sungai Yarra menjelang senja.

Banyak cara untuk menyusuri Sungai Yarra. Selain jalan kaki, wisatakan bisa menyewa sepeda (bike share) yang ada di sejumlah sudut-sudut kota Melbourne. Sewa sepeda bisa dilakukan perjam, harian atau bahkan mingguan.

Tak usah khawatir soal jalanan sepeda di Melbourne. Kota ini menjadi surga bagi goweser. Selalu ada jalur sepeda di setiap trotoar yang ada di jalanan Melbourne. Tempat parkir sepeda pun mudah ditemukan di setiap sudut kota. Tak perlu risau akan hilang atau digondol maling, tingkat kriminalitas di kita ini sangat rendah. 

Pemandangan Sungai Yarra di malam hari.

Penyusuran sungai Yarra juga bisa dilakukan dengan naik cruise atau kapal. Dengan membayar tiketnya seharga 25 dolar kita bisa berkeliling selama satu jam. Tak puas satu jam, bisa membeli tiket untuk 2 jam dengan harga 33 dolar.

Tersediri pula paket rombongan untuk keluarga, yaitu 2 orang dewasa dan 3 anak-anak. Harga tiketnya sebesar 60 dolar untuk satu jam atau 80 doal untuk 2 jam perjalanan.

Selain fasilitas wifi, penumpang kapal mendapatkan layanan minuman ringan seperti kopi dan teh. Terdapat juga fasilitas minuman-minuman bar, namun harus membayar.

2 dari 2 halaman

Sejarah Sungai Yarra

Yusron/Liputan6.com
Sejumlah warga beraktifitas di tepian sungai Yarra.

Informasi yang diperoleh Liputan6.com, sungai ini juga dikenal dengan nama Birrarung oleh suku Wurundjeri yang menghuni lembah Yarra sebelum bangsa Eropa datang.

Sungai ini bersumber dari serangkaian rawa-rawa di sebelah timur plato Baw Baw, sebuah taman hutan yang lebat dan mengalir hingga Teluk Port Phillip, di mana terletak pelabuhan tersibuk Melbourne.

Nama sungai Yarra sendiri disebutkan berasal kalimat aborigin, Yarra Yarra. yang artinya adalah air mengalir deras.  

Lanjutkan Membaca ↓