Disertasi Jadi Kontroversi, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Minta Maaf

Oleh Maria Flora pada 05 Sep 2019, 10:00 WIB

Fokus, Yogyakarta - Mengambil tempat di gedung pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Abdul Azis, mahasiswa pascasarjana menyampaikan permohonan maaf. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (5/9/2019), Abdul Azis berjanji akan merevisi disertasinya terutama pada judul yang akan diganti menjadi "Problematika Konsep Milk Al-Yamin dalam Pemikiran Muhammad Syaghrur" serta sejumlah bagian lain.

Sebelumnya, disertasi mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Kalijaga yang berjudul 'Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital' menjadi kontroversi.

"Semula saya anggap biasa saja ya. Mungkin ketika sudah menjadi konsumsi publik jadi kontroversial, karena saya hanya kajian biasa saja," ucap mahasiswa pascasarjana UIN ini.

Revisi dilakukan berdasarkan kritik dan masukan dari para promotor dan penguji.

"Kita menyarankan yang bersangkutan untuk memperbaiki poin-poin yang dianggap menimbulkan masalah," kata Ketua Sidang Yudian Wahyudi.

Sementara itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut disertasi Abdul Aziz bertentangan dengan syariat agama Islam serta hukum di Indonesia.

"Yang namanya hubungan seks di luar nikah itu jelas zina namanya ya, mendekati saja nggak boleh apalagi melaksanakannya. Jadi jelas itu bertentangan," jelas Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin Af.

Menyusul permintaan maaf dan revisi, Abdul Aziz berharap kontroversi terkait isi disertasinya bisa diakhiri.