Pemerhati Lingkungan Khawatirkan Degradasi Mangrove di Calon Ibu Kota Baru

Oleh Maria Flora pada 30 Agu 2019, 16:20 WIB

Fokus, Jakarta - Rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur mendapat perhatian khusus para pemerhati lingkungan yang aktif mengelola kawasan hutan mangrove di Balikpapan. Pengelola khawatir perpindahan berdampak buruk terhadap lingkungan.  

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (30/8/2019), pemindahan ibu kota negara ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, bukanlah tanpa rintangan.

Salah satunya seperti yang dirasakan para pemerhati lingkungan yang mengelola hutan mangrove Balikpapan.

Mereka khawatir pemindahan ibu kota membawa dampak degradasi areal bagi pengembangan hutan mangrove yang di dalamnya juga menjadi habitat bagi ratusan ekor bekantan, kera khas kalimantan.  

Pengelola berharap, pemerintah membuat aturan baku terkait pelindungan terhadap hutan mangrove.