Viral Pin Emas Anggota DPRD Berbiaya Fantastis

Oleh Maria Flora pada 30 Agu 2019, 16:42 WIB

Fokus, Jakarta - Baru-baru ini muncul pro dan kontra di masyarkat mengenai pin emas yang akan diterima anggota legislatif periode 2019-2024.

Ada yang menentang karena dianggap pemborosan, sedangkan yang mendukung menyebut pin emas merupakan simbol dan selalu diberikan sejak dulu.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (30/8/2019), lencana berukuran 2 sentimeter dianggarkan sebesar Rp 1,3 miliar untuk diberikan kepada 106 anggota dewan yang dilantik. 

Sekretaris Dewan DPRD DKI menyediakan pin emas seberat 5 gram dengan anggaran lebiih dari Rp 500 juta, pin emas seberat 7 gram dengan anggaran di atas Rp 700 juta. Seluruh pin akan dilapisi emas berkadar 22 karat.

"Pin emas adalah simbol pemborosan anggaran sebenarnya. Masyarakat menganggap ini boros. Kita tak menentang simbolnya tapi bahannya," ujar anggota DPRD fraksi PSI William Sarana.

Namun, sebagian anggota DPRD dari partai lain menganggap sikap politik PSI tersebut hanya sebuah sensasi. Pemberian pin emas hal yang wajar dan sudah dilakukan sejak dulu.

"Pin itu sudah lebih dari 23 tahun diadakan. Kita kan terima penghargaan. Kalau ada yang tidak terima berarti tidak melihat dia sebagai apa," kata anggota DPRD fraksi Gerindra Syarief.

Bukan hanya anggota DPRD DKI Jakarta saja, seluruh anggota DPRD dari provinsi dan kota serta anggota DPR RI pun menerima pin emas.