Wiranto Sesalkan Demo Berujung Kerusuhan Kembali Terulang di Papua

Oleh Maria Flora pada 30 Agu 2019, 09:05 WIB

Fokus, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto menyesalkan kejadian demonstrasi yang berujung kerusuhan kembali terulang di Jayapura, Papua dan Kabupaten Deiyai, Papua.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (30/8/2019), akibat kejadian ini, dikabarkan satu anggota TNI tewas, dua polisi mengalami luka panah, dan empat lainnya mengalami luka. Sedangkan satu orang warga dilaporkan meninggal dunia.

Menko Polhukam Wiranto menyatakan, kejadian tersebut harusnya tidak terjadi karena Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Jangan sampai ditunggangi, jangan sampai dimanfaatkan pihak-pihak lain yang akan merugikan masyarakat, apalagi demo itu bersifat merusak," ucapnya. 

Demonstrasi dipicu adanya pergerakan massa yang meminta Bupati Deiyai menandatangani referendum untuk memperjelas nasib masyarakat Papua.

Selain itu, Wiranto mengemukakan bahwa tuntutan masyarakat Papua terkait menuntut keadilan dan persamaan hak bagi Papua hal itu sudah dilakukan oleh pemerintah secara optimal.

Letupan kerusuhan yang terjadi di Papua bukanlah tanpa alasan. Hal ini dipicu oleh tindakan rasis oleh salah satu oknum di Jawa Timur dengan memberikan ujaran yang tidak pantas melalui video yang viral di media sosial. Oknum ini sudah ditangkap dan akan diberikan tindakan hukum yang tegas.

Hingga saat ini aparat keamanan sudah ditugaskan untuk melakukan pendekatan secara persuasif untuk meredam kondisi yang memanas serta meminta masyarakat Papua dan Papua Barat untuk sadar agar jangan sampai mau diadu domba dan diprovokasi dengan pemberitaan tidak benar.