Moeldoko Pastikan Lokasi Ibu Kota Baru Jauh Lebih Aman Dibanding Jakarta

Oleh Lizsa Egeham pada 28 Agu 2019, 20:19 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, bahwa desain ibu kota baru di wilayah Kalimantan Timur telah dikaji dari berbagai aspek, termasuk sisi pertahanan dan keamanan. Dia memastikan, lokasi ibu kota baru jauh lebih aman dibanding Jakarta.

Menurut dia, di Jakarta lebih sulit apabila terjadi pertempuran karena memiliki gedung-gedung pencakar langit. Hal ini berbeda dengan lokasi ibu kota baru yang mempunyai banyak hutan.

"Dari sisi keamanan nasional, menurut saya akan lebih baik kalau di sana (ibu kota baru). Karena anggaplah mau terjadi pertempuran kota. Di Jakarta jauh lebih sulit mengatasi karena banyak gedung-gedung tinggi, cukup sulit," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Lokasi ibu kota baru nantinya berada di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara dan Kecamatan Sepaku Semoi, Penajam Pasir Utara. Dua kecamatan itu berada di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kalimantan Timur.

Mantan Panglima TNI itu mengaku turut memberikan masukan kepada Presiden Jokowi serta kementerian yang mengkaji lokasi ibu kota soal desain keamanan. Moeldoko menyebut lokasi ibu kota baru juga sangat memudahkan prajurit TNI jika ada pertempuran.

"Dari sisi lindung tembaknya di Kalimantan cukup memadai untuk pertempuran berlanjut. Karena didukung oleh hutan-hutan yang relatif masih bisa digunakan untuk bertempur sangat baik," jelas dia.

 

2 of 3

Tidak Mudah Diserang

Maket Ibu Kota baru (dok Kementerian PUPR)
Maket Ibu Kota baru (dok Kementerian PUPR)

Untuk itu, Moeldoko meminta agar masyarakat tak khawatir soal pertahanan dan keamanan di ibu kota baru. Dengan kekuatan pasukan TNI saat ini, dia memastikan bahwa ibu kota baru nantinya tak akan mudah diserang oleh negara lain.

"Kita punya keunggulan, tentara kita punya keunggulan. Apalagi Kopassus perang hutannya. Sangat diakui itu. Memiliki keunggulan di bidang perang hutan. Banyak negara lain ingin belajar dari Indonesia," tutur Moeldoko.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓