Sejumlah Pelaku Usaha di Banyuwangi Raih Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019

Oleh Gilar Ramdhani pada 28 Agu 2019, 16:42 WIB
Diperbarui 29 Agu 2019, 16:30 WIB
Sejumlah Pelaku Usaha di Banyuwangi Raih Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019

Liputan6.com, Banyuwangi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar penyerahan penghargaan bidang lingkungan, Anugerah Produksi Bersih 2019, Senin (26/8/2019).

Penghargaan Anugerah Produksi Bersih melombakan kategori Kinerja Produksi Bersih bagi pelaku usaha yang diikuti oleh berbagai perusahaan hingga rumah sakit. Penilaian dilakukan terhadap beberapa aspek penciptaan dunia usaha berkelanjutan, mulai soal pengelolaan sumberdaya air, pengelolaan limbah padat, sampah dan cair, hingga tingkat tertib pelaporan pengelolaan lingkungan sesuai dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) serta Amdal yang dimiliki. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, penghargaan ini menjadi salah satu cara meningkatkan perhatian masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk menerapkan proses produksi yang bersih sesuai standar yang berlaku. 

"Kepedulian lingkungan perlu terus ditingkatkan. Apalagi di kalangan usaha, betapa sering saat pengecekan limbah petugas kami hanya ditemui oleh satpam, sedangkan pemiliknya seolah tidak peduli. Namun Pemkab tidak boleh menyerah dan abai justru terus beruapaya merangkul dan meggugah kepedulian Salah satunya lewat penghargaan lingkungan ini,” kata Anas.

Anas pun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada kalangan usaha yang telah berpartisipasi pada program ini khususnya kepada para pemenang. "Daerah sangat menghargai upaya perusahaan untuk menciptakan sektor bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya. 

Sebagai daerah wisata, lanjut Anas, Banyuwangi juga menaruh perhatian serius kepada sampah plastik yang telah menjadi isu dunia. Kampanye pengurangan penggunaan plastik terus dilakukan.

 

Sejumlah Pelaku Usaha di Banyuwangi Raih Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019
Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019.

"Penangan sampah plastik ini butuh kepedulian semua. Di semua acara Festival Banyuwangi sudah kami larang menyediakan minuman dan makanan kemasan plastik, bahkan para tamu kami minta membawa tumbler karena air disediakan isi ulang. Kami juga akan  menggandeng babinsa untuk soasialisi kampanye ini di desa-desa," ujar Anas. 

Sementara itu dari 21 perusahaan dan instansi yang dinilai, penghargaan Produksi Bersih 2019 berhasil dimenangkan Oleh RS Al Huda sebagai juara pertama, RSI Fatimah juara kedua, dan perusahaan pengolahan ikan PT Windu Blambangan Sejati juara ketiga. Sedangkan penghargaan khusus diberikan kepada perusahaan tambang PT Bumi Suksesindo (BSI) sebagai perusahaan pencapaian terbaik untuk pengelolaan limbah industri. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Husnul Chotimah mengatakan khusus untuk BSI penilaiannya dilakukan dalam kerangka Proper (program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan)  yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Penilaian Proper itu adalah rujukan standar pengelolaan lingkungan di seluruh Indonesia yang ditetapkan Kementerian LHK.

 

Sejumlah Pelaku Usaha di Banyuwangi Raih Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019
Penghargaan Anugerah Produk Bersih 2019

"BSI salah satu perusahaan di Banyuwangi ikut penilaian Proper dari kementerian. Dari hasil uji air limbah selalu di bawah baku mutu lingkungan," terangnya. 

Selain penilaian kinerja produksi bersih, penghargaan ini juga melombakan karya tulis ilmiah tentang pengelolaan lingkungan untuk tingkat SMA dan perguruan tinggi.

 

(*)

Live Streaming

Powered by