Korban Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Banten Kini Syok dan Trauma

Oleh Maria Flora pada 28 Agu 2019, 15:07 WIB
Diperbarui 28 Agu 2019, 15:07 WIB

Liputan6.com, Serang - Masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Banten, Siti Sadiyah, belum bisa ditemui siapa pun. Hanya pihak keluarga yang bisa menunggu di ruang rawat inap rumah sakit.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (28/82019), kendati kondisinya sudah mulai membaik, pihak rumah sakit belum memperbolehkan korban pulang. Menurut dokter, Siti masih syok dan trauma, apabila ada yang menjenguk.

Apalagi dia kini seorang diri karena sang suami beserta anaknya sudah tiada.

"Ada pamannya yang datang. Kondisi untuk bicara korban ini belum bisa," kata Kepala Ruang Bedah RSU Banten Cucu Sugianti.

Pelaku pembunuhan sudah minta maaf. Namun, penyesalan tak bisa mengembalikan suami dan anak Siti.

Tersangka yang merupakan tetangga korban mengaku terpaksa membunuh karena ketahuan mencuri. Menurut polisi, saat itu pelaku dalam pengaruh alkohol.

Penganiayaan terhadap satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak, terjadi pertengahan Agustus lalu menggegerkan warga Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang. Korban Rustadi dan anak balitanya tewas. (Rio Audhitama Sihombing)