PAN Putuskan Jadi Oposisi, tapi Dukung Pemerintah Jokowi

Oleh Liputan6.com pada 24 Agu 2019, 07:26 WIB
Diperbarui 24 Agu 2019, 07:26 WIB
PAN beri bantuan hukum untuk ketua PA 212
Perbesar
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan keterangan seusai bertemu Ketua PA 212 Slamet Maarif di Jakarta, Rabu (20/2). PAN akan memberikan bantuan hukum kepada Slamet dalam menghadapi kasus pidana pemilu di Jawa Tengah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - PAN telah menyatakan berada di luar pemerintahan. Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyebut PAN tidak bakal berada dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membenarkan PAN bakal berada di luar pemerintahan. Sebab, banyak yang meminta PAN untuk menjadi oposisi. Zulkifli pun mengakui, pihaknya tak mungkin berada dalam barisan pemerintah karena sudah banyak partai mengusung. Dia menyatakan, meski menjadi oposisi PAN tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi kita mendukung saja. Tidak pakai syarat. Kita dukung saja agar pak Jokowi pemerintah sukses. Apalagi menghadapi persoalan-persoalan berat seperti sekarang ini," kata Zulkifli di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

Zulkifli menegaskan, tidak pernah PAN meminta menteri kepada Jokowi. Sehingga dukungan yang diberikan kepada pemerintahan tanpa syarat. Dia bilang, sebagai pihak yang tak ikut mendukung Jokowi selama Pemilu, tak bisa meminta menteri. Soal tawaran, Zulkifli menyebut tanya kepada Jokowi langsung.

"Kita enggak minta apa-apa. Tidak, tidak pakai syarat apa-apa. Jadi saya katakan kita akan mendukung agar pemerintah sukses, dan kita tak meminta apapun dan tak ada syarat apapun," jelasnya. 

PAN yang telah menentukan sebagai oposisi, menurut Zulkifli tidak bakal menggagalkan kekuatan di oposisi.

"Kalau partai lain terserah," ucap ketua MPR itu.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

 

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by