Amien Rais Lega, PAN Tidak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Oleh Liputan6.com pada 23 Agu 2019, 16:19 WIB
Diperbarui 11 Sep 2019, 20:33 WIB
Sambangi KPK, Amien Rais Temui Agus Rahardjo

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengaku telah dibisiki Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Amien diberitahu PAN tidak akan masuk dalam kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo.

"Tadi saya dibisiki bapak ketum bahwa nanti PAN tidak ikut dalam kabinet yang akan datang," kata Amien Rais dalam Milad PAN ke-21 di kolong tol jembatan tiga, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8).

Maka itu, Amien menyebut PAN akan berada di luar pemerintahan. Namun, mantan ketua MPR itu menyebut PAN akan memberikan koreksi serta dukungan kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi Insya Allah kita di luar akan berikan masukan kritik koreksi kalau keliru tapi juga dorongan dan support kalau jalannya benar," kata dia.

Karena posisi tersebut pun, Amien mengaku akhirnya lega PAN berada di luar pemerintahan.

"Jadi Itu sesuatu yang bagi kita jelas dan melegakan," ucap Amien Rais.

Sebelumnya, PAN akan menyampaikan sikap politik secara resmi melalui forum Rakernas. PAN mengaku tidak meminta-minta jatah menteri kepada Jokowi. Tawaran pun tidak ada. Sebab, mereka sadar sebagai partai yang kalah di Pemilu 2019.

 

2 dari 3 halaman

Tak Pernah Minta Kursi Menteri

Ketua MPR Zulkifli Hasan atau Zulhas
Ketua MPR Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Liputan6.com/JohanTallo)

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menegaskan, ketum partainya Zulkifli Hasan tidak pernah melobi Presiden Jokowi dan koalisi pendukung pemerintah, agar mendapatkan kursi menteri.

"Sampai hari ini Bang Zul (Zulkifli Hasan) tak pernah menemui koalisi KIK, atau Pak Jokowi untuk minta-minta menteri. Tidak pernah," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Yandri mengatakan, partainya menghormati apapun keputusan Jokowi dalam menyusun kabinet pemerintahan periode kedua.

Yandri lagi-lagi menegaskan, partainya tidak memaksa Jokowi agar memilih kader PAN menjadi menteri.

"Kita paham undang-undang, dan PAN tak pernah selama ini memaksa meminta, tidak. Kita hormati betul itu hak prerogatif presiden," ucap Yandri.

Terkait silahturahmi yang kerap dilakukan Zulkifli dengan Jokowi, Yandri pun menegaskan tidak ada pembicaraan soal kabinet. 

"Saya tahu apa yang disampaikan Bang Zul ke pak Jokowi di bogor, saya tahu persis. Tak ada satupun bang Zul melobi pak Jokowi agar PAN merapat ke pemerintah, dalam hal minta menteri," tambah Yandri.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓