Kepala Desa di Lumajang Jadi Korban Investasi Bodong Umi Salma

Oleh Muhammad Ali pada 23 Agu 2019, 11:10 WIB

Patroli, Lumajang - Dari sekian banyak korban kasus tabungan dan investasi bodong, seorang di antaranya adalah Didik Santoso, Kepala Desa Sentul, Lumajang, Jawa Timur.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Jumat (23/8/2019), Didik mengaku tergiur dengan janji manis tersangka Umi Salma yang akan memberikan bonus besar jika ia meminjamkan surat kepemilikan kendaraan bermotor atau BPKB dan Sertifikat Hak Milik atau SHM tanah miliknya.

Tim penyidik Polres Lumajang meyakini jumlah korban dari Umi Salma akan terus bertambah. Informasi yang diperoleh, bahkan korban penipuan ada yang berasal dari Malang dan Probolinggo.

Hingga kini dalam catatan polisi jumlah korban sudah mencapai 1.571 orang yang menjadi korban penipuan Umi Salma. Tiga modus operandi penipuan yang ditawarkan pelaku adalah paket tabungan hari raya, investasi uang, dan paket pinjaman sertifikat tanah, bangunan, dan kendaraan. Total kerugian mencapai Rp 10 miliar.

Tersangka Umi Salma ditangkap Selasa lalu di tempat persembunyiannya di Denpasar, Bali. Ia mengaku usaha investasinya yang dibangun sejak tahun 1988 mengalami kebangkrutan sehingga tak mampu lagi membayar pada nasabahnya.

Live Streaming

Powered by