Kekeringan, Warga di Serpong Tangsel Pilih Tidak Mandi

Oleh Liputan6.com pada 23 Agu 2019, 11:08 WIB
[Fimela] Ilustrasi Kemarau dan Kekeringan

Liputan6.com, Jakarta - Kekeringan landa sebagian wilayah di Kota Tangerang Selatan. Kekeringan pada tahun ini diperkirakan yang terparah dalam kurun beberapa tahun terakhir.

Untuk daerah Kota Tangerang Selatan, ada dua wilayah langganan kekeringan setiap musim kemarau panjang melanda, yakni kampung Koceak dan perumahan Pesona Serpong, di Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Kepala Bidang Kedaruratan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Hasyim mengaku terus berupaya menyuplai ketersediaan air bersih bagi masyarakat Tangsel yang mengalami dampak kekeringan.

"Sudah kita lakukan, terutama bagi warga Kampung Koceak dan perumahan Pesona Serpong di Kecamatan Setu," ungkapnya, Kamis (22/8/2019).

Di Perumahan Pesona Serpong terdapat 300 kepala keluarga yang mengalami krisis air bersih. Akibatnya banyak warga yang terganggu aktivitas kesehariannya.

"Orang kerja, kuliah, sekolah pada enggak mandi, air susah. Bantuan dari Pemerintah buat yang pokok-pokok saja dulu," ucap Minar (44), warga Perumahan Pesona Serpong.

Dia berharap, ada upaya permanen dari Pemerintah Kota Tangsel, dalam penanggulangan masalah kekeringan di wilayahnya itu.

Pasalnya, menurut warga, kawasan perumahan Pesona Serpong, paling sering mendapat musibah, baik kekeringan atau banjir kiriman, akibat meluapnya air kali Cisadane.

"Berharapnya ada solusi permanen buat kami. Kami kalau kemarau panjang pasti kekeringan, kalau musim hujan waspada banjir," terang Herman, warga lainnya.

Hari ini, BPBD Tangsel melalui PDAM Kabupaten Tangerang, telah menyalurkan bantuan air bersih berupa dua mobil tangki berisi 4000 liter. Bantuan itu, diberikan untuk masyarakat sekitar perumahan Pesona Serpong di pagi dan sore hari.

Reporter: Kirom